Lirik dan terjemahan
Asli
Look, if respect ain't mutual, I'm out. Ain't got time for drama now.
Just want peace in large amounts. No more beef and no more cows.
I'll be my father's sheep for now. I'll be my father's sheep forever. Stormy weather, I'll be proud.
In his arms, I know I'm better. In his arms, I know I'm cold.
Walking in his armor bold. Follow in his steps alone 'cause I can't trust where everyone goes.
Yeah, I slip, make wrong turns too. Yeah, I still try pushing through.
Trusting the father for every move. Trusting the father, I know I'm better.
Any vendetta against me flee. If it can't settle the matter, we'll settle the matter spiritually.
It was written, it's been blessed way before I was thirteen.
Way before I entered Earth, way before I was conceived.
The path was righteous. Pray to God he'll make me clean.
I've lost track too many times, I can't do it if it's just me.
More blessings, more peace. More blessings, more peace, more.
I can't believe I've made it this far. I almost died before a teen.
Remember thinking, "Why me, Father? " Then thinking, "I know he's got me.
" And all my thoughts were proven true 'cause I'm still here and life's increasing.
Future's bright 'cause he redeemed it. Can't complain 'cause I receive it. I thank God for a decent life.
It could all be different. Still complain 'cause life's a mission.
Lord, forgive my intuition.
It's mad I've been given more than what others have, yet I still complain that this life is bad. Lord, forgive my intuition.
Leave the ninety-nine just for me. Yeah.
Lord, please, leave the ninety-nine just for me.
Check.
Father's sheep.
Terjemahan bahasa Indonesia
Dengar, jika rasa hormat tidak saling menguntungkan, aku keluar. Tidak ada waktu untuk drama sekarang.
Hanya ingin perdamaian dalam jumlah besar. Tidak ada lagi daging sapi dan tidak ada lagi sapi.
Aku akan menjadi domba ayahku untuk saat ini. Aku akan menjadi domba ayahku selamanya. Cuaca badai, saya akan bangga.
Dalam pelukannya, aku tahu aku lebih baik. Dalam pelukannya, aku tahu aku kedinginan.
Berjalan dengan baju besinya dengan berani. Ikuti langkahnya sendirian karena aku tidak percaya ke mana semua orang pergi.
Iya, aku terpeleset, salah belok juga. Ya, aku masih mencoba untuk terus maju.
Mempercayai ayah dalam setiap gerak-geriknya. Mempercayai ayah, saya tahu saya lebih baik.
Segala balas dendam terhadap saya, larilah. Jika tidak dapat menyelesaikan permasalahannya, kami akan menyelesaikan permasalahan tersebut secara spiritual.
Itu tertulis, itu telah diberkati jauh sebelum saya berusia tiga belas tahun.
Jauh sebelum aku memasuki bumi, jauh sebelum aku dikandung.
Jalannya lurus. Berdoalah pada Tuhan dia akan membuatku bersih.
Aku sudah terlalu sering kehilangan jejak, aku tidak bisa melakukannya jika itu hanya aku.
Lebih banyak berkah, lebih banyak kedamaian. Lebih banyak berkah, lebih banyak kedamaian, lebih banyak.
Aku tidak percaya aku sudah sampai sejauh ini. Saya hampir mati sebelum remaja.
Ingatlah berpikir, "Mengapa saya, Ayah?" Kemudian berpikir, "Saya tahu dia menangkap saya.
Dan semua pemikiranku terbukti benar karena aku masih di sini dan kehidupan semakin bertambah.
Masa depan cerah karena dia menebusnya. Tidak bisa mengeluh karena saya menerimanya. Saya bersyukur kepada Tuhan atas kehidupan yang layak.
Semuanya bisa saja berbeda. Masih mengeluh karena hidup adalah misi.
Tuhan, maafkan intuisiku.
Sungguh gila aku telah diberi lebih dari apa yang orang lain miliki, namun aku masih mengeluh bahwa hidup ini buruk. Tuhan, maafkan intuisiku.
Tinggalkan sembilan puluh sembilan hanya untukku. Ya.
Tuhan, tolong, tinggalkan yang sembilan puluh sembilan itu hanya untukku.
Memeriksa.
Domba ayah.