Lagu lain dari Esteman
Deskripsi
Produser: Juan Pablo Vega
Insinyur Utama: Camilo Silva
Insinyur Pencampur: Stefano Pizzaia
Penulis: Duplat
Pengarang: Esteban Mateus
Lirik dan terjemahan
Asli
Siento una obsesión que me va a matar.
El dolor de ver y de no hacer.
Pareces otra persona solo cuando estás con él.
Tus ojos lo miran y ese bailar.
Ya llevan dos horas y no paran.
No puedo disimular, solo quisiera ser él, porque cuando estás con él soy un observador que espera desde lejos a que tú abras los ojos.
No pierdas el tiempo, mi amor, con ese chico insípido.
Apuesta solo un poco y yo apostaré todo.
Déjame entrar para llegar directo al infinito.
Ya no puedo más, voy a enloquecer.
Siempre repitiendo esa primera vez.
¿Por qué no me la jugué?
¿Por qué nunca te besé?
Por casualidad, al anochecer, los vi a las siete entrar a un motel.
Él te puede dar el rato, pero yo el amanecer.
Y espero desde lejos a que tú abras los ojos. No pierdas el tiempo, mi amor, con ese chico insípido.
Apuesta solo un poco y yo apostaré todo.
Déjame entrar para llegar directo al infinito.
No pierdas el tiempo, mi amor. No más, mi amor.
No pierdas el tiempo, mi amor. No más, mi amor.
Porque cuando estás con él soy un observador.
Terjemahan bahasa Indonesia
Saya merasakan obsesi yang akan membunuh saya.
Sakitnya melihat dan tidak melakukan.
Anda tampak seperti orang yang berbeda hanya ketika Anda bersamanya.
Matamu menatapnya dan tarian itu.
Sudah dua jam sekarang dan mereka tidak berhenti.
Aku tidak bisa bersembunyi, aku hanya ingin menjadi dia, karena saat kamu bersamanya aku adalah seorang pengamat yang menunggu dari jauh hingga kamu membuka mata.
Jangan buang waktumu, sayangku, dengan bocah hina itu.
Taruhan sedikit saja dan saya akan mempertaruhkan segalanya.
Izinkan saya masuk untuk langsung menuju tak terhingga.
Aku tidak tahan lagi, aku akan jadi gila.
Selalu mengulanginya untuk pertama kalinya.
Mengapa saya tidak mengambil risiko?
Kenapa aku tidak pernah menciummu?
Secara kebetulan, saat senja, saya melihat mereka pada pukul tujuh memasuki sebuah motel.
Dia bisa memberimu waktu, tapi aku bisa memberimu fajar.
Dan aku menunggu dari jauh hingga kamu membuka matamu. Jangan buang waktumu, sayangku, dengan bocah hina itu.
Taruhan sedikit saja dan saya akan mempertaruhkan segalanya.
Izinkan saya masuk untuk langsung menuju tak terhingga.
Jangan buang waktumu, sayangku. Tidak ada lagi, sayangku.
Jangan buang waktumu, sayangku. Tidak ada lagi, sayangku.
Karena ketika kamu bersamanya aku adalah seorang pengamat.