Lagu lain dari Nanpa Básico
Deskripsi
Pemain Terkait: Nanpa Básico
Gitar: Daniel Uribe
Terompet: Juan Sebastian Atehortua
Penata Pertunjukan, Komposer, Bass, Keyboard, Produser, Insinyur Rekaman, Produser Vokal: Nicolás Ladrón de Guevara
Keyboard: Pablo Guzman
Komposer, Penulis Lirik: Francisco David Rosero Serna
Komposer: Jonathan Alberto Angulo Tovar
Produser Vokal, Produser, Komposer, Penata Pertunjukan, Insinyur Rekaman: Natalia Bautista
Insinyur Rekaman, Penata Pertunjukan, Produser, Produser Vokal: Jonylams
Insinyur Pencampur: Stefano Pizzaia
Insinyur Utama: Carlos Freitas
Asisten Insinyur Mastering: Natalia Bohórquez
Direktur A&R: Rafa Arcaute
Direktur A&R: Alejandro Jiménez
Direktur A&R: Oriana Hidalgo
Koordinator A&R: Mariana Mondragon
Lirik dan terjemahan
Asli
Espero que puedas tener un buen viaje.
Que el día que me veas triste bajes.
Mientras tanto descansa en paz.
Compañero, te recuerdo como un paisaje.
Ligero, sin equipaje.
Un día estaré donde estás.
Tú eras bueno, no tenías malicia. Un andariego con fuerza y pericia.
Pero la vida con sus injusticias. Y un día llegó esa mala noticia.
De que ya no estabas vivo.
En todo el cuerpo sentí frío.
Salí de casa confundido, yeah. Y ya más nunca regresas.
Espero que puedas tener un buen viaje.
Que el día que me veas triste bajes.
Mientras tanto descansa en paz.
Compañero, te recuerdo como un paisaje. Ligero, sin equipaje.
Un día estaré donde estás.
Gracias por los buenos ratos. Te extrañan Márgara y el gato.
Tu abuela llora al ver tu plato.
Y tú conmigo hasta el final, ese fue nuestro trato.
Y como sé que nos veremos algún día, te canto esto así como tú lo hacías. Yo sé que estás ahora mismo, pai, junto al Mesías.
Guárdame un espacio, tú que tanto me querías.
Ah, ah.
Ah, ah.
Ah, ah, ah. Ah, ah, ah.
Guárdame un espacio, tú que tanto me querías.
Terjemahan bahasa Indonesia
Saya harap perjalanan Anda menyenangkan.
Bahwa pada hari kamu melihatku sedih kamu turun.
Sementara itu beristirahatlah dengan tenang.
Rekan, saya ingat Anda menyukai pemandangan.
Ringan, tanpa bagasi.
Suatu hari aku akan berada di tempatmu berada.
Kamu baik, kamu tidak punya niat jahat. Seorang pejalan kaki dengan kekuatan dan keterampilan.
Tapi hidup dengan ketidakadilannya. Dan suatu hari kabar buruk itu tiba.
Bahwa kamu sudah tidak hidup lagi.
Aku merasa dingin di sekujur tubuhku.
Aku keluar rumah dengan bingung, ya. Dan kamu tidak akan pernah kembali lagi.
Saya harap perjalanan Anda menyenangkan.
Bahwa pada hari kamu melihatku sedih kamu turun.
Sementara itu beristirahatlah dengan tenang.
Rekan, saya ingat Anda menyukai pemandangan. Ringan, tanpa bagasi.
Suatu hari aku akan berada di tempatmu berada.
Terima kasih untuk saat-saat yang menyenangkan. Márgara dan kucing itu merindukanmu.
Nenekmu menangis saat melihat piringmu.
Dan kamu bersamaku sampai akhir, itulah kesepakatan kita.
Dan karena aku tahu kita akan bertemu suatu hari nanti, aku menyanyikan ini untukmu sama seperti yang kamu lakukan. Saya tahu bahwa Anda saat ini, pai, di sebelah Mesias.
Beri aku sedikit ruang, kamu yang sangat mencintaiku.
Ah, ah.
Ah, ah.
Ah, ah, ah. Ah, ah, ah.
Beri aku sedikit ruang, kamu yang sangat mencintaiku.