Lagu lain dari Jordan Rakei
Deskripsi
Penulis Lirik Komposer, Produser, Vokalis: Jordan Rakei
Produser, Komposer Penulis Lirik: Femi Koleoso
Insinyur Pencampur, Produser Tambahan, Produser, Insinyur Rekaman, Komposer Penulis Lirik: Riley McIntyre
Insinyur Utama: Matt Colton
Lirik dan terjemahan
Asli
It's taking time away.
At the start of something new.
I'm wide awake. Put all my faith in your religion.
It's a sure fire to lose the way.
And still I saw it all day.
'Cause there's movement in the chaos. And there's working on our days off.
There's a method to the madness. I see dancing in the sadness.
It's the fever, it's the medicine. I see strangers and then festive friends.
There were late nights, then the sun again. Now it's morning, and it never ends.
No point in letting go, we navigate.
To the edge of it all, yes, you know it's never gonna fade.
And we move in the cold, it's sometimes unfamiliar.
But we've been here before, it seems.
Two to four, left, right, here now you're next to me. 'Cause there's movement in the chaos.
And there's working on our days off. There's a method to the madness.
I see dancing in the sadness. It's the fever, it's the medicine.
I see strangers and then festive friends. There were late nights, then the sun again.
Now it's morning, and it never ends.
Don't it never end, don't it never end, don't it never end, don't it never end, don't it never end, don't it never end, don't it never end, don't it never end, don't it never end.
Don't it never end, don't it never end, don't it never end, don't it never end.
Don't it never end, don't it never end, it never ends, no, it never ends.
'Cause there's movement in the chaos. And there's working on our days off.
There's a method to the madness. I see dancing in the sadness.
It's the fever, it's the medicine. I see strangers and then festive friends.
There were late nights, then the sun again.
Now it's morning, and it never ends
Terjemahan bahasa Indonesia
Ini memakan waktu.
Di awal sesuatu yang baru.
Aku terjaga. Taruhlah seluruh keyakinanku pada agamamu.
Pasti ada api yang tersesat.
Dan tetap saja saya melihatnya sepanjang hari.
Karena ada pergerakan dalam kekacauan. Dan ada pekerjaan di hari libur kami.
Ada metode untuk kegilaan itu. Aku melihat menari dalam kesedihan.
Itu demamnya, itu obatnya. Saya melihat orang asing dan kemudian teman-teman yang meriah.
Saat itu sudah larut malam, lalu matahari lagi. Sekarang sudah pagi, dan itu tidak pernah berakhir.
Tidak ada gunanya melepaskan, kami menavigasi.
Yang terpenting, ya, Anda tahu itu tidak akan pernah pudar.
Dan kita bergerak dalam cuaca dingin, terkadang terasa asing.
Tapi sepertinya kita sudah pernah ke sini sebelumnya.
Dua sampai empat, kiri, kanan, sekarang kamu di sampingku. Karena ada pergerakan dalam kekacauan.
Dan ada pekerjaan di hari libur kami. Ada metode untuk kegilaan itu.
Aku melihat menari dalam kesedihan. Itu demamnya, itu obatnya.
Saya melihat orang asing dan kemudian teman-teman yang meriah. Saat itu sudah larut malam, lalu matahari lagi.
Sekarang sudah pagi, dan itu tidak pernah berakhir.
Jangan pernah berakhir, jangan pernah berakhir, jangan pernah berakhir, jangan pernah berakhir, jangan pernah berakhir, jangan pernah berakhir, jangan pernah berakhir, jangan pernah berakhir, jangan tidak pernah berakhir, jangan tidak pernah berakhir.
Jangan pernah berakhir, jangan pernah berakhir, jangan pernah berakhir, jangan pernah berakhir.
Jangan pernah berakhir, jangan pernah berakhir, tidak pernah berakhir, tidak, tidak pernah berakhir.
Karena ada pergerakan dalam kekacauan. Dan ada pekerjaan di hari libur kami.
Ada metode untuk kegilaan itu. Aku melihat menari dalam kesedihan.
Itu demamnya, itu obatnya. Saya melihat orang asing dan kemudian teman-teman yang meriah.
Saat itu sudah larut malam, lalu matahari lagi.
Sekarang sudah pagi, dan itu tidak pernah berakhir