Lagu lain dari Quinn Oulton
Deskripsi
Artis Utama: Quinn Oulton
Penulis Lirik: Quinn Oulton
Komposer: Quinn Oulton
Penulis Lirik Komposer: Eight9FLY
Lirik dan terjemahan
Asli
When I was five I swore I'd never leave.
My parents' home means the world to me.
Had everything I'd ever need.
Moving out further south and the rent is cheap.
And I still got my friends and family.
In this city sold on dreams and opportunity.
I look around and it weighs me down. Feels like we've been dancing to the same old tune.
Got me thinking 'bout checking out the b-side too.
This bed of mine is comfortable. It holds my weight, it knows my shape.
The child in me fears every change.
The man in me says, "Break the chains. "
I'm getting tired of kicking my feet.
This town is feeling kinda lonely.
I wanna find some place where my baseline lies at a more tough height.
I'm getting tired of kicking my feet.
This town is feeling kinda lonely.
I wanna find some place where my baseline lies at a more tough height.
I'm getting tired.
I'm getting tired.
I'm getting tired.
Last night I had that same dream again.
Running from everyone I've ever met.
Some kinda camp or school trip I guess.
Found a cabin in the woods, laid my head to rest.
Woke up, head teacher grabbed me by the wrist.
Called my bluff, said, "If you leave here, boy, you won't be missed. "
I stood up tall and faced my nemesis.
And I said, "Cool, I never wanted any more than this. " This place has carved me head to toe.
It's in my blood, it's all I know.
The screeching sirens down below. They're warning me it's time to go.
I'm getting tired of kicking my feet. This town is feeling kinda lonely.
I wanna find some place where my baseline lies at a more tough height. Yeah.
I'm getting tired of kicking my feet. This town is feeling kinda lonely.
I wanna find some place where my baseline lies at a more tough height.
I'm getting tired.
I'm getting tired.
I'm getting tired. I'm getting tired. I'm getting tired.
Terjemahan bahasa Indonesia
Ketika aku berumur lima tahun aku bersumpah aku tidak akan pernah pergi.
Rumah orang tua saya sangat berarti bagi saya.
Memiliki semua yang saya perlukan.
Pindah lebih jauh ke selatan dan sewanya murah.
Dan aku masih punya teman dan keluargaku.
Di kota ini dijual impian dan peluang.
Saya melihat sekeliling dan itu membebani saya. Rasanya seperti kita menari mengikuti irama lama yang sama.
Membuatku berpikir untuk melihat b-side juga.
Tempat tidurku ini nyaman. Ia menahan berat badanku, ia mengetahui bentuk tubuhku.
Anak dalam diriku takut pada setiap perubahan.
Pria di dalam diriku berkata, "Hancurkan rantainya."
Aku mulai lelah menendang kakiku.
Kota ini terasa agak sepi.
Saya ingin menemukan tempat di mana garis dasar saya berada pada ketinggian yang lebih tinggi.
Aku mulai lelah menendang kakiku.
Kota ini terasa agak sepi.
Saya ingin menemukan tempat di mana garis dasar saya berada pada ketinggian yang lebih tinggi.
Saya mulai lelah.
Saya mulai lelah.
Saya mulai lelah.
Tadi malam saya mengalami mimpi yang sama lagi.
Lari dari semua orang yang pernah kutemui.
Kurasa semacam perkemahan atau perjalanan sekolah.
Menemukan kabin di hutan, meletakkan kepalaku untuk beristirahat.
Bangun, kepala sekolah meraih pergelangan tangan saya.
Menyebut gertakanku, berkata, “Jika kamu pergi dari sini, Nak, kamu tidak akan dirindukan.”
Saya berdiri tegak dan menghadapi musuh bebuyutan saya.
Dan saya berkata, "Keren, saya tidak pernah menginginkan yang lebih dari ini." Tempat ini telah mengukir saya dari ujung kepala sampai ujung kaki.
Itu ada dalam darahku, hanya itu yang aku tahu.
Sirene melengking di bawah. Mereka memperingatkan saya sudah waktunya untuk pergi.
Aku mulai lelah menendang kakiku. Kota ini terasa agak sepi.
Saya ingin menemukan tempat di mana garis dasar saya berada pada ketinggian yang lebih tinggi. Ya.
Aku mulai lelah menendang kakiku. Kota ini terasa agak sepi.
Saya ingin menemukan tempat di mana garis dasar saya berada pada ketinggian yang lebih tinggi.
Saya mulai lelah.
Saya mulai lelah.
Saya mulai lelah. Saya mulai lelah. Saya mulai lelah.