Deskripsi
Dirilis pada: 03-04-2026
Lirik dan terjemahan
Asli
Kalter Beton.
Zerbrochene Nächte.
Gefühle, die taub.
Im Neonlicht verrückt nun.
Und alles dreht sich.
Der Druck wird zu viel.
Kann die Augen nicht mehr schließen. Kann mich auch nicht mehr sehen.
Es ist alles okay, aber geh' mir nicht.
Glaub mir, es ist alles okay.
Glaub mir, es ist alles okay, aber geh' mir nicht.
Glaub mir, es ist alles okay.
Ich will nur. Ich will nur schlafen. Ich will nur schlafen.
Ich will nur schlafen.
Aber alles dreht sich.
Ich will nur schlafen.
Ich will nur schlafen. Ich will nur schlafen. Ich will nur schlafen.
Aber alles dreht sich. Ich will nur schlafen. Ich will nur schlafen.
Ich will nur schlafen. Aber alles dreht sich. Zitternde Hände.
Im Spiegel mein Feind.
Gedanken zu laut.
Doch keiner schreit.
Verbrannte Momente zwischen Rausch und Beton.
Ich such' nach Gefühl, doch ich falle immer tiefer.
Es ist alles okay, aber geh' mir nicht.
Glaub mir, es ist alles okay.
Glaub mir, es ist alles okay, aber geh' mir nicht.
Glaub mir, es ist alles okay. Ich will nur. Ich will nur schlafen.
Ich will nur schlafen. Ich will nur schlafen. Aber alles dreht sich. Ich will nur schlafen.
Ich will nur schlafen. Ich will nur schlafen. Ich will nur schlafen.
Aber alles dreht sich. Ich will nur schlafen.
Terjemahan bahasa Indonesia
Beton dingin.
Malam yang rusak.
Perasaan yang mati rasa.
Sekarang tergila-gila pada lampu neon.
Dan semuanya berputar.
Tekanannya menjadi terlalu besar.
Tidak bisa memejamkan mata lagi. Aku juga tidak bisa melihat diriku sendiri lagi.
Tidak apa-apa, tapi jangan ikut aku.
Percayalah, semuanya baik-baik saja.
Percayalah, tidak apa-apa, tapi jangan ikut aku.
Percayalah, semuanya baik-baik saja.
saya hanya ingin. Saya hanya ingin tidur. Saya hanya ingin tidur.
Saya hanya ingin tidur.
Tapi semuanya berubah.
Saya hanya ingin tidur.
Saya hanya ingin tidur. Saya hanya ingin tidur. Saya hanya ingin tidur.
Tapi semuanya berubah. Saya hanya ingin tidur. Saya hanya ingin tidur.
Saya hanya ingin tidur. Tapi semuanya berubah. Tangan gemetar.
Musuhku di cermin.
Pikiran terlalu keras.
Tapi tidak ada yang berteriak.
Momen terbakar antara mabuk dan beton.
Aku mencari perasaan, tapi aku terjatuh semakin dalam.
Tidak apa-apa, tapi jangan ikut aku.
Percayalah, semuanya baik-baik saja.
Percayalah, tidak apa-apa, tapi jangan ikut aku.
Percayalah, semuanya baik-baik saja. saya hanya ingin. Saya hanya ingin tidur.
Saya hanya ingin tidur. Saya hanya ingin tidur. Tapi semuanya berubah. Saya hanya ingin tidur.
Saya hanya ingin tidur. Saya hanya ingin tidur. Saya hanya ingin tidur.
Tapi semuanya berubah. Saya hanya ingin tidur.