Lirik dan terjemahan
Asli
Semalam suntuk berdialektik terdengar hebat tumpah-mundah berwacana.
Adu teori, orgi diksi miskin arti di kota menjelang runtuhnya.
Pergunjingan yang tak berkesudahan makin larut, carut-marut berlogika.
Riwayat panjang kegagalan makin panjang saja.
Setelah diam, seruak pertanyaan tentang kematian, arti kehidupan.
Kucari di ujung malam dan selepas hujan.
Udara di utara merawat ingatan ke selatan lintasi Jefferson.
Benteng, pelabuhan, dan penjara di taman.
Enam puluh lima macam malam tertidur memimpikan yang tersembunyikan.
Di tepi bulan sabit, kunikahi ribuan cerita yang t'lah digariskan.
Mencari di jejak kaki dan persah hati-hati.
Berserap pada langkah yang menerka arah janji alam tak akan berubah.
Nostalgi patinis sayang kan terjadi.
Enam puluh lima macam mati, satu setengah juta kan hidup kembali.
Di tepi sumur kubur, kubersaksi cahaya kursi.
Mereka sudah bekerja di pagi buta.
Sementara engkau dan aku masih membicarakan wacana. Seruak tanya, celup runtah.
Hidup yang berarti bukan sekedar tak mati.
Mati yang berarti mesti yang terakhir kali.
Hidup yang berarti bukan sekedar tak mati.
Mati yang berarti mesti yang terakhir.