Lagu lain dari Aaron Frazer
Deskripsi
Artis Utama: Aaron Frazer
Produser: Aaron Frazer
Produser: Alex Goose
Produser: Cold Diamond & Mink
Penulis Lirik Komposer: Aaron Frazer
Penulis Lirik Komposer: Alex Goose
Penulis Lirik Komposer: Jukka Sarapaa
Penulis Lirik Komposer: Sami Kantelinen
Penulis Lirik Komposer: Seppo Salmi
Penulis Lirik Komposer: Kelly Finnigan
Lirik dan terjemahan
Asli
Can't say no fair in farewell, no good in goodbye with these tears, tears in my eyes.
Even through ups and downs,
I stayed by your side.
All these years, years that we tried.
Oh, maker, breaker.
This time it's true.
Oh, but maybe, baby, we're always through.
Oh, tell me why.
Tell me why.
Who's to blame?
-Who's to blame? -'Cause every time.
Every time.
When I try to write a different story, it always ends the same. La-la-la-la-la-la.
It's a shame. La-la-la-la-la-la-la.
It's the same. La-la-la-la-la-la.
It's a shame. La-la-la-la-la-la-la.
Oh, well I know love is give and take, but the only thing I got was heartbreak.
Well, maybe I'm simple, maybe I'm dumb. Still I search, search for the one.
Someone for the ugly, laughter.
Always true.
Someone who could hold me when I'm lonely, like I hold you.
Oh, tell me why.
Tell me why.
Who's to blame?
-Who's to blame? -What happens every time?
Every time.
When I try to write a different story, it always ends the same.
La-la-la-la-la-la.
It's a shame. La-la-la-la-la-la-la.
It's the same.
La-la-la-la-la-la. Baby, it's a shame.
La-la-la-la-la-la-la. Baby, it's a shame.
La-la-la-la-la-la-la. Baby, it's a shame, yeah. La-la-la-la-la-la-la
Terjemahan bahasa Indonesia
Tak bisa berkata tak adil dalam perpisahan, tak ada kebaikan dalam perpisahan dengan air mata ini, air mata berlinang.
Bahkan melalui pasang surut,
Aku tetap di sisimu.
Bertahun-tahun, bertahun-tahun kami mencoba.
Oh, pembuat, pemecah.
Kali ini benar.
Oh, tapi mungkin, sayang, kita selalu berhasil.
Oh, beri tahu aku alasannya.
Katakan padaku alasannya.
Siapa yang harus disalahkan?
-Siapa yang harus disalahkan? - Karena setiap saat.
Setiap saat.
Ketika saya mencoba menulis cerita yang berbeda, hasilnya selalu sama. La-la-la-la-la-la.
Sayang sekali. La-la-la-la-la-la-la.
Itu sama saja. La-la-la-la-la-la.
Sayang sekali. La-la-la-la-la-la-la.
Oh, baiklah aku tahu cinta itu memberi dan menerima, tapi satu-satunya hal yang kudapat hanyalah patah hati.
Yah, mungkin aku sederhana, mungkin aku bodoh. Masih aku mencari, mencari yang satu.
Seseorang yang jelek, tertawa.
Selalu benar.
Seseorang yang bisa memelukku saat aku kesepian, seperti aku memelukmu.
Oh, beri tahu aku alasannya.
Katakan padaku alasannya.
Siapa yang harus disalahkan?
-Siapa yang harus disalahkan? -Apa yang terjadi setiap saat?
Setiap saat.
Ketika saya mencoba menulis cerita yang berbeda, hasilnya selalu sama.
La-la-la-la-la-la.
Sayang sekali. La-la-la-la-la-la-la.
Itu sama saja.
La-la-la-la-la-la. Sayang, sayang sekali.
La-la-la-la-la-la-la. Sayang, sayang sekali.
La-la-la-la-la-la-la. Sayang, sayang sekali, ya. La-la-la-la-la-la-la