Lagu lain dari CeeLo Green
Deskripsi
Vokal: CeeLo Hijau
Terompet: David Guy
Congas: Fernando Velez
Insinyur Pencampur: Gabriel Roth
Rebana: Gabriel Roth
Insinyur: Graham Marsh
Drum: Homer Steinweiss
Saksofon Tenor: Leon Michels
Pertunjukan: Menahan Street Band
Bass: Nick Movshon
Insinyur Menguasai: Paul Gold
Insinyur, Produser: Thomas Brenneck
Insinyur Pencampur: Thomas Brenneck
Gitar, Organ: Thomas Brenneck
Insinyur Pencampur: Wayne Gordon
Penulis Lirik: Cee Lo Green
Komposer: David Guy
Komposer: Homer Steinweiss
Komposer: Leon Michels
Komposer: Nick Movshon
Komposer: Thomas Brenneck
Lirik dan terjemahan
Asli
Back down memory lane,
I began as my mother's bright idea.
A short time later, they all watched in awe, and all of a sudden, I'm here.
She was also my father, so I hardly got to see her.
I was afraid of the dark, but it was only because I was a believer.
I was told when I was two years old, she swore that I would be special.
I took a good look around and thought, "Don't worry, Mama, this city's gonna help you.
" -Thank you.
-Georgia, you'll always be home to me. Georgia,
I belong to you, and yes you belong to me.
When they ask me where I'm from, ha, I'm proud to say that I'm your son.
I'm moving on, using mostly dirt roads until I find my way.
Campbellton Road, can't forget Cascade or the memorial in L. K.
There's something about Atlanta that doesn't cease to amaze me.
Oh, after all, you even raised the people that raised me.
And my old man is buried there, can't be mad now, why bother?
And you have been my mother nature, also my godfather.
-Thank you.
-Georgia, you'll always be home to me.
Georgia, I belong to you, and yes you belong to me.
When they ask me where I'm from, ha,
I'm proud to say that I'm your son.
I surrender my soul, flesh, and bones.
Inspired by the greatest love I've known.
Georgia, you'll always be home to me. Georgia,
I belong to you, and yes you belong to me.
When they ask me where I'm from, ha,
I'm proud to say that I'm your son.
Georgia, forever.
Georgia, forever.
Terjemahan bahasa Indonesia
Kembali ke jalur kenangan,
Saya bermula dari ide cemerlang ibu saya.
Beberapa saat kemudian, mereka semua menyaksikan dengan kagum, dan tiba-tiba, saya ada di sini.
Dia juga ayahku, jadi aku jarang bertemu dengannya.
Saya takut pada kegelapan, tetapi itu hanya karena saya seorang yang beriman.
Saya diberitahu ketika saya berumur dua tahun, dia bersumpah bahwa saya akan menjadi istimewa.
Saya memperhatikan sekeliling dan berpikir, "Jangan khawatir, Mama, kota ini akan membantumu.
" -Terima kasih.
-Georgia, kamu akan selalu menjadi rumah bagiku. Georgia,
Aku milikmu, dan ya, kamu milikku.
Saat mereka bertanya dari mana asalku, ha, dengan bangga aku menjawab bahwa aku anakmu.
Saya terus berjalan, menggunakan sebagian besar jalan tanah sampai saya menemukan jalan.
Campbellton Road, jangan lupakan Cascade atau tugu peringatan di L. K.
Ada sesuatu tentang Atlanta yang tidak berhenti membuat saya takjub.
Oh, lagipula, kamu bahkan membesarkan orang-orang yang membesarkanku.
Dan orang tuaku dimakamkan di sana, aku tidak bisa marah sekarang, kenapa repot-repot?
Dan kamu telah menjadi ibu alamku, juga ayah baptisku.
-Terima kasih.
-Georgia, kamu akan selalu menjadi rumah bagiku.
Georgia, aku milikmu, dan ya, kamu milikku.
Saat mereka bertanya dari mana asalku, ha,
Aku bangga mengatakan bahwa aku adalah putramu.
Saya menyerahkan jiwa, daging, dan tulang saya.
Terinspirasi oleh cinta terbesar yang pernah saya kenal.
Georgia, kamu akan selalu menjadi rumah bagiku. Georgia,
Aku milikmu, dan ya, kamu milikku.
Saat mereka bertanya dari mana asalku, ha,
Aku bangga mengatakan bahwa aku adalah putramu.
Georgia, selamanya.
Georgia, selamanya.