Lagu lain dari .Feast
Deskripsi
Keheningan menyelimuti ruangan, sementara pikiran bergejolak dengan terlalu keras. Seolah-olah ingin melarikan diri, tetapi kaki-kaki terasa seperti terpaku ke lantai - karena di samping ada seseorang yang juga berjuang sekuat tenaga. Pasang surut, rasa sakit yang tidak lagi menakutkan untuk dibagi berdua. Konyol untuk membantah horoskop dan kartu tarot, ketika Anda tetap tidak mempercayai mereka, tetapi mempercayai orang di hadapan Anda. Logika mengalir seperti pasir melalui jari-jari Anda, tetapi di dalam hati semuanya terdengar sangat jelas: kepercayaan yang tidak dapat dijelaskan, tetapi sangat mudah dirasakan.
Penulis: Baskara Putra
Komposer Baskara Putra, seorang Rastafarian.
Aransemen: Baskara Putra, Adnan Satianugraha Putra, Dickie Renanda Putra, Fadli Fikriawan Wibowo, Rastafarian
Vokal, sutradara Dennis Ferdinand
Vokal direkam oleh Kevin Quincy di Sum It! Studio
Vokal diedit oleh Kevin Quincy
Synthesizer dimainkan oleh Rastafarian
Gitar dimainkan oleh Adnan Satianugraha Putra, Dickie Renanda Putra, Rastafarian.
Aransemen dan permainan drum oleh Diaz Vijahanto
Produser oleh Rastafarian
Dicampur oleh Stevano di studio Sembunay
Pencampuran dengan bantuan Refodan Fauna
Dikuasai oleh Dimas Pradiptu di Sum It! Studio
Lirik dan terjemahan
Asli
Nama yang sama bertahan
Dalam ruangan hening
Tanpa suara, bertahan
Tak bergeming
Terlalu lama bercanda
Kita tak terbiasa
Dengan celaka yang nyata
Diam, tak berdaya
Namun, aku bingung kenapa ku tak pergi
Aku bingung kalian masih di sini
Apa mungkin kar'na terlalu lama?
Apa benar 'tuk berbagi derita?
Mungkin nanti semua justru memburuk
Hati-hati, namun terjatuh lagi
Tapi luka adalah niscaya
Kutanggung denganmu s'lama ku mampu
S'lama ku mampu
Di kehidupan kedua (di kehidupan kedua)
S'moga kau tak terlalu keras kepala
Atau mungkin ini bukan yang pertama (ini bukan yang pertama)
Dan kita dib'ri kesempatan berubah
Ku yakin nyawa kita bertautan
Khatam berbagai cobaan
Selalu menertawakan ramalan bintang, kartu tarot
Orang pintar pembaca nasib
Namun, aku bingung kenapa ku tak pergi
Aku bingung kalian masih di sini
Apa mungkin kar'na terlalu lama?
Apa benar 'tuk berbagi derita?
Mungkin nanti semua justru memburuk
Hati-hati, namun terjatuh lagi
Tapi luka adalah niscaya
Kutanggung denganmu s'lama ku mampu
(S'lama ku mampu)
Selalu menertawakan ramalan bintang, kartu tarot
Orang pintar pembaca nasib
Namun, padamu ku percaya
Tak masuk logika
Padamu ku percaya
Tak masuk logika (tak masuk logika)
Padamu ku percaya (padamu ku percaya)
Tak masuk logika (tak masuk logika)
Padamu ku percaya (padamu ku percaya)
Tak masuk logika (tak masuk logika)
Padamu ku percaya, oh
Tak masuk logika