Lirik dan terjemahan
Asli
Kayboluyo yıllarım bi' kızın peşinde. Denedim de yanıldım bu işin sonunda.
Sonra da biri girer bence işin içine. İçinden çıkamıyor gelmiş yolun sonuna.
Çabaladım ben de yan yana duralım diye. Duralım bütün o yolları bozalım yine.
Bekliyorum sönmüş bi' ateşin başında. Belki bi' gün o da tekrar tutuşur diye.
Bu kalbi neden, neden parçaladın?
Bana mı soruyorsun? Ben akıllanmadım.
Seninle elbet bi' yerde karşılaşırız. Sen unutmuşsundur, ben unutamadım.
Bu kalbi neden, neden parçaladın? Bana mı soruyorsun?
Ben akıllanmadım. Seninle elbet bi' yerde karşılaşırız.
Sen unutmuşsundur, ben unutamadım. Ben gördüm bi' resim.
Herkes mutluydu bak yok vazgeçesim. Çok severdin sevmem demesin.
Bi' yola çıktım yok yoldan dönesim.
Geçtim senden bi' kez yanıldım yine evime dönemedim.
Unutmuş biri tamam da niye kendime gelemedim?
Yanıldım her seferinde yanılmamış gibi.
Sarıldım geçmişime sarılmamış gibi.
Bu kalbi neden, neden parçaladın?
Bana mı soruyorsun? Ben akıllanmadım.
Seninle elbet bi' yerde karşılaşırız.
Sen unutmuşsundur, ben unutamadım.
Bu kalbi neden, neden parçaladın? Bana mı soruyorsun?
Ben akıllanmadım. Seninle elbet bi' yerde karşılaşırız.
Sen unutmuşsundur, ben unutamadım.
Terjemahan bahasa Indonesia
Tahun-tahunku hilang, mengejar seorang gadis. Aku mencoba tetapi pada akhirnya aku salah.
Lalu saya pikir seseorang akan terlibat. Dia tidak bisa keluar dari situ, dia telah sampai di ujung jalan.
Aku berusaha keras agar kami bisa berdiri berdampingan. Mari kita hentikan dan hancurkan semua jalan itu lagi.
Aku menunggu di dekat api yang sudah padam. Mungkin suatu hari nanti akan terbakar lagi.
Kenapa, kenapa kamu menghancurkan hati ini?
Apakah kamu bertanya padaku? Saya tidak menjadi lebih bijak.
Kami pasti akan menemuimu di suatu tempat. Kamu pasti sudah lupa, aku tidak bisa melupakannya.
Kenapa, kenapa kamu menghancurkan hati ini? Apakah kamu bertanya padaku?
Saya tidak menjadi lebih bijak. Kami pasti akan menemuimu di suatu tempat.
Kamu pasti sudah lupa, aku tidak bisa melupakannya. Saya melihat sebuah gambar.
Semua orang senang, lihat, saya tidak mau menyerah. Kamu sangat menyukainya, jangan bilang kamu tidak menyukainya.
Saya berangkat di jalan, tidak mungkin saya bisa kembali.
Aku melewatimu, aku salah sekali, dan aku tidak bisa pulang lagi.
Ada yang lupa, oke, tapi kenapa aku tidak bisa sadar?
Saya salah, seolah-olah saya tidak selalu salah.
Aku memeluk masa laluku seolah-olah aku belum memeluknya.
Kenapa, kenapa kamu menghancurkan hati ini?
Apakah kamu bertanya padaku? Saya tidak menjadi lebih bijak.
Kami pasti akan menemuimu di suatu tempat.
Kamu pasti sudah lupa, aku tidak bisa melupakannya.
Kenapa, kenapa kamu menghancurkan hati ini? Apakah kamu bertanya padaku?
Saya tidak menjadi lebih bijak. Kami pasti akan menemuimu di suatu tempat.
Kamu pasti sudah lupa, aku tidak bisa melupakannya.