Lagu lain dari Bernadya
Deskripsi
Terkadang cinta pergi tanpa membanting pintu, tetapi hanya menjadi lebih sunyi. Awalnya tampak seperti kebetulan - lebih sedikit tawa, lebih sedikit kata-kata, sedikit lebih banyak jeda. Kemudian penyelidikan internal dimulai: mungkin tawa yang mengganggu? Atau kebiasaan menyela? Atau hanya napas yang keras saat tidur? Tetapi jawaban tidak datang - hanya keheningan, yang sebelumnya dipenuhi dengan suara “kita”.
Dan dalam keheningan ini, tiba-tiba menjadi jelas: ini bukan tentang tawa, bukan tentang kata-kata, dan bahkan bukan tentang dengkuran. Hanya saja seseorang berhenti mencintai, dan seseorang masih mencari alasannya - seolah-olah itu akan mengubah sesuatu.
Lirik dan terjemahan
Asli
Arungi malam
Terjaga kala semua t'lah terbenam
Berkaca, bertanya, "Apa kubuat salah?"
"Kalaupun iya, apa?"
Apakah sebesar itu hingga
Kau pergi tanpa aba-aba?
Bahkan tanpa alasan
Hingga ku harus menerka-nerka
Salahku di mana
Apa mungkin caraku bicara?
Apa mungkin caraku tertawa?
Apa mungkin dengkurku saat tertidur lelap?
Atau mungkin kamu yang tak lagi cinta?
Sampai sekarang
Dariku belum ada yang berubah
Ku bisa salah, maka itu jelaskanlah
Di mana letak yang tak kausuka
Apa mungkin caraku bicara?
Apa mungkin caraku tertawa?
Apa mungkin dengkurku saat tertidur lelap?
Atau mungkin kamu yang tak lagi cinta?
Dari dulu s'mua burukku
Kauterima katamu, tiada yang mengganggu
Mengapa tiba-tiba
Jadi masalah?
Sejak kapan semuanya berubah?
Apa sejak kaulihatku marah?
Apa kar'na leluconku itu-itu saja?
Atau memang kamu yang tak lagi cinta?
Apa mungkin caraku bicara?
Apa mungkin caraku tertawa?
Apa mungkin dengkurku saat tertidur lelap?
Atau mungkin kamu yang tak (kamu yang tak lagi cinta?)
Atau mungkin kamu yang tak
Tak lagi cinta?