Lagu lain dari Bernadya
Deskripsi
Terkadang hidup membuat kita kehilangan pijakan, dan kita merasa bahwa sudah cukup, sudah lelah memutar roda takdir. Namun, setelah setahun berlalu, tiba-tiba kita menyadari bahwa tanah kembali kokoh, napas kembali teratur, dan hati tidak lagi sakit - hanya berdetak dengan tenang dan penuh syukur. Untunglah dunia tidak berhenti ketika kita begitu ingin keluar dari permainan.
Lagu ini menggambarkan rasa yang tersisa setelah badai, ketika teriakan, rasa sakit hati, dan pertanyaan “mengapa” yang tidak masuk akal telah berlalu. Yang tersisa hanyalah napas lega: “untunglah aku tidak menyerah”. Karena terkadang keajaiban tidak datang pada waktunya, tetapi kemudian. Ketika kita sudah belajar untuk menunggu.
Lirik dan terjemahan
Asli
Persis setahun yang lalu ku dijauhkan dari yang tak ditakdirkan untukku.
Yang kuingat saat itu, yang kulakukan hanya menggerutu.
Angkuh.
Lebih percaya cara-caraku, pilih ragukan rencana Sang Maha Penentu.
Untungnya bumi masih berputar.
Untungnya ku tak pilih menyerah.
Untungnya ku bisa rasa hal-hal baik yang datangnya belakangan.
Ada waktu, waktu hal buruk datang berturut-turut.
Semua yang tinggal juga yang hilang, seberapapun absurdnya pasti ada artinya.
Untungnya bumi masih berputar.
Untungnya ku tak pilih menyerah.
Itu memang paling mudah, untungnya ku pilih yang lebih susah.
Untungnya kupakai akal sehat.
Untungnya hidup terus berjalan.
Untungnya ku bisa rasa hal-hal baik yang datangnya belakangan.
Untungnya, untungnya hidup harus tetap berjalan.