Lagu lain dari Sal Priadi
Deskripsi
Kadang-kadang kita ingin percaya bahwa mereka yang sudah tidak ada lagi di dekat kita masih ada di suatu tempat - hanya saja di frekuensi yang berbeda. Bahwa mereka dapat muncul sejenak: menjadi sinar matahari di ambang jendela, aroma pohon yang sedang berbunga, atau bunga matahari yang tiba-tiba mekar di tengah musim gugur. Dunia tiba-tiba berhenti, dan seolah-olah terdengar bisikan hangat seseorang yang berkata: “Semuanya baik-baik saja. Jalani hidupmu, tertawalah.” Dan pada saat itu, hati seolah-olah menarik napas dalam-dalam - karena kesedihan tidak lagi begitu menyakitkan, dan kenangan menjadi hampir cerah.
Lirik dan terjemahan
Asli
Mungkinkah, mungkinkah
Mungkinkah kau mampir hari ini?
Bila tidak mirip kau
Jadilah bunga matahari
Yang tiba-tiba mekar di taman
Meski bicara dengan bahasa tumbuhan
Ceritakan padaku
Bagaimana tempat tinggalmu yang baru
Adakah sungai-sungai itu benar-benar
Dilintasi dengan air susu?
Juga badanmu tak sakit-sakit lagi
Kau dan orang-orang di sana muda lagi
Semua pertanyaan, temukan jawaban
Hati yang gembira, sering kau tertawa
Benarkah orang bilang
Ia memang suka bercanda?
Mungkinkah, mungkinkah
Mungkinkah kau mampir hari ini?
Bila tidak mirip kau
Jadilah bunga matahari
Yang tiba-tiba mekar di taman
Meski bicara dengan bahasa tumbuhan
'Kan kuceritakan padamu
Bagaimana hidupku tanpamu
Kangennya masih ada di setiap waktu
Kadang aku menangis bila aku perlu
Tapi aku sekarang sudah lebih lucu
Jadilah menyenangkan s'perti katamu
Jalani hidup dengan penuh sukacita
Dan percaya kau ada di hatiku s'lamanya, oh-oh
Mungkinkah, mungkinkah
Mungkinkah kau mampir hari ini?
Bila tidak mirip kau
Jadilah bunga matahari
Mungkinkah, mungkinkah
Mungkinkah kau mampir hari ini?
Bila tidak sekarang
Janji kita pasti 'kan bertemu lagi