Lagu lain dari Tiziano Ferro
Deskripsi
Ketika semuanya runtuh bukan dengan suara gemuruh, melainkan dengan tenang, dengan desiran hati yang tak lagi tahu untuk siapa berdetak. Musik mengalir di atas pecahan perasaan, seperti di atas kaca: menyakitkan, tapi indah. Setiap nada berbunyi seolah-olah napas orang yang berusaha menyelamatkan cinta, tetapi hanya menyelamatkan kenangan tentangnya. Dalam melodi ini tidak ada pengampunan, tetapi ada kejujuran. Yang lahir setelah akhir, ketika Anda sudah tidak lagi mengharapkan kembalinya, tetapi hanya menerima kekalahan sebagai fakta biografi. Dan secara aneh, justru hal inilah yang membawa kedamaian. Karena terkadang menghancurkan adalah satu-satunya cara untuk bertahan hidup. Manajemen Tiziano Ferro: Pengelolaan gambaran keseluruhan Produksi konten: ORBITA Sutradara: Cosimo Alemà Produser eksekutif: Matteo Stefani Produser lini: Alessandro Guida Produser dan asisten sutradara pertama: Matilde Composti Sinematografer: Luca Chuti Penata artistik: Alessandro Bigini Editor: Gianluca Scarpa Penata gaya: Nick Cerioni Koordinator produksi: Arianna Pera Asisten produser: Rebecca Fiori Asisten sutradara: Roberto Trainotti Editor: Simona Rossi Pelari: Chiara Ferragni Pelari: Ambra Saraseno Operator stabil: Nicola Daino 1st AC: Daniele Dionisi 2nd AC: Gabriele Videtta Asisten video: Leonardo Serpani Manajer data: Sara Toffanello Master: Davide Schepi Juru listrik: Fabio Schepi Juru listrik: Jacopo Antonini Pengambil gambar utama: Marco Emidi Pengambil gambar terbaik anak laki-laki: Patrizio Emidi Pengambil gambar: Andrea Sgrulloi Asisten penata gaya: Ilaria Taccini Penjahit: Viola Sangiorgi Penata rias dan penata rambut: tim Mimmo Laserra Penata rias: Martina Moraglia Penata rambut: Riccardo Salvitti Asisten penata artistik: Francesca Fiori Master properti: Marco Priori Kru panggung: Alessio Oracchio Kru panggung Terima kasih: Andrea Vetralla, Simone Valore, Stefano Sabelli.
Lirik dan terjemahan
Asli
Avevo bisogno di te
Come un angelo bianco
Come vergine un santo
Come chi non ha fede
Però ti ho perso perché
Iniziammo male, ma finimmo pure peggio
Era lui il nemico, era l'oltraggio, ci prendeva e ci buttava
E lo dicevo sempre: "Guarda che qui, prima o poi, qualcuno muore"
È per colpa del
Sì, è per colpa del
Questa è una canzone, la più triste che ho scritto
Questo invece è il suono del mio cuore rotto che fa, che fa
Questa è la ragione per cui ho rotto tutto
Questo invece è il suono di un amore distrutto che fa, che fa
E l'ho scritta per noi
E l'ho scritta per
E l'ho scritta per chiunque voglia perdersi e non trovarsi mai
E l'ho scritta per
E l'ho scritta perché non ne potevo più
E l'ho scritta perché gli errori ed il rancore
Da adesso ci faranno ballare
Questa è una canzone, la più triste che ho scritto
Questo invece è il suono del mio cuore rotto che fa, che fa
Questa è la ragione per cui ho rotto tutto
Questo invece è il suono di un amore distrutto che fa, che fa
E l'ho scritta per noi
E l'ho scritta perché non credo più alla vita
Adesso che la nostra è finita
Questa è una canzone, la più triste che ho scritto
Questo invece è il suono del mio cuore rotto che fa, che fa
Questa è la ragione per cui ho rotto tutto
Questo invece è il suono di un amore distrutto che fa, che fa
E l'ho scritta per me
Sì, l'ho scritta per me
L'ho scritta solo per me
E l'ho scritta per
Terjemahan bahasa Indonesia
Aku membutuhkanmu
Seperti pemantik putih
Seperti seorang perawan, seorang suci
Seperti orang yang tidak beriman
Tapi aku kehilanganmu karena
Kami memulainya dengan buruk, namun berakhir dengan lebih buruk lagi
Dia adalah musuh, dialah yang membuat marah, dia mengambil kita dan melemparkan kita
Dan saya selalu mengatakannya: "Lihat, cepat atau lambat, seseorang akan mati"
Itu karena
Ya, itu karena
Ini adalah lagu, yang paling menyedihkan yang pernah saya tulis
Ini malah suara hatiku yang patah, pergi, pergi
Inilah alasanku menghancurkan segalanya
Ini malah suara cinta hancur yang terus berlanjut
Dan saya menulisnya untuk kita
Dan saya menulisnya untuk
Dan saya menulisnya untuk siapa saja yang ingin tersesat dan tidak pernah menemukan dirinya sendiri
Dan saya menulisnya untuk
Dan saya menulisnya karena saya tidak tahan lagi
Dan saya menulisnya karena kesalahan dan kebencian
Mulai sekarang mereka akan membuat kita menari
Ini adalah lagu, yang paling menyedihkan yang pernah saya tulis
Ini malah suara hatiku yang patah, pergi, pergi
Inilah alasanku menghancurkan segalanya
Ini malah suara cinta hancur yang terus berlanjut
Dan saya menulisnya untuk kita
Dan saya menulisnya karena saya tidak lagi percaya pada kehidupan
Sekarang urusan kita sudah berakhir
Ini adalah lagu, yang paling menyedihkan yang pernah saya tulis
Ini malah suara hatiku yang patah, pergi, pergi
Inilah alasanku menghancurkan segalanya
Ini malah suara cinta hancur yang terus berlanjut
Dan saya menulisnya untuk diri saya sendiri
Ya, saya menulisnya untuk diri saya sendiri
Aku menulisnya hanya untukku
Dan saya menulisnya untuk