Lagu lain dari Florence + The Machine
Deskripsi
Produser: Jules Buckley
Rekan Produser, Pengaransemen Rekaman: Sam Gale
Co Produser, Insinyur Pencampur Tambahan: Tom Gelissen
Vokalis, Rekan Produser, Komposer Penulis Lirik: Florence Welch
Insinyur: Jeremy Murphy
Insinyur: Billy Halliday
Insinyur Pencampur: Matt Wiggins
Insinyur Utama: Randy Merrill
Penata rekaman: Tom Trapp
Penata rekaman: Jochen Neuffer
Penulis Lirik Komposer: Danny L Harle
Lirik dan terjemahan
Asli
Memory fails me.
Names and faces blur.
There is only after or before.
Am I so different? Have I changed? I do not recognize my face.
The scar fades, but pulls inside, tugging at me all the time.
Chewing on a feeling and spitting it out.
Crouched in a ball gown.
Anxious and ashamed.
The vague humiliations of faith.
I do not find worthiness in virtue. I no longer try to be good.
It didn't keep me safe like you told me that it would. So come on, tear me wide open.
A terrible gift. Let the chorus console me.
Sympathy magic.
And light coming in the window just so.
And the wind through my fingers, the only God that I know.
And it does not want me on my knees to believe.
Head high, arms wide. Aching, aching, aching.
And alive.
And alive.
So I don't have to be worthy. I no longer try to be good.
It didn't keep me safe like you told me that it would. So come on, tear me wide open. 'Til
I'm losing my mind. 'Til I cannot contain it.
La-da, la-da, da-da-da.
So come on, come on, I can take it. Give me everything you've got.
What else?
What else?
What else?
What else?
So come on, come on, I can take it. Give me everything you've got.
What else?
What else?
What else?
What else?
Sympathy magic.
Sympathy magic.
So come on, come on, I can take it.
Sympathy magic. Sympathy magic.
So come on, come on, I can take it.
Come on, come on, come on. Sympathy magic. Come on, come on, come on.
Sympathy magic. Come on, come on, come on. Sympathy magic.
Come on, come on, come on. Sympathy magic.
Terjemahan bahasa Indonesia
Ingatan membuatku gagal.
Nama dan wajah kabur.
Hanya ada setelah atau sebelumnya.
Apakah saya sangat berbeda? Apakah saya sudah berubah? Saya tidak mengenali wajah saya.
Bekas lukanya memudar, tapi tertarik ke dalam, menarikku sepanjang waktu.
Mengunyah suatu perasaan dan meludahkannya.
Berjongkok dalam gaun pesta.
Cemas dan malu.
Penghinaan iman yang samar-samar.
Saya tidak menemukan kelayakan dalam kebajikan. Saya tidak lagi berusaha menjadi baik.
Itu tidak membuatku aman seperti yang kamu katakan padaku. Jadi ayolah, sobek aku lebar-lebar.
Hadiah yang mengerikan. Biarkan bagian refrainnya menghibur saya.
Keajaiban simpati.
Dan cahaya masuk melalui jendela begitu saja.
Dan angin melewati jemariku, satu-satunya Tuhan yang kukenal.
Dan ia tidak ingin saya berlutut untuk percaya.
Kepala tinggi, lengan lebar. Sakit, sakit, sakit.
Dan hidup.
Dan hidup.
Jadi saya tidak harus menjadi layak. Saya tidak lagi berusaha menjadi baik.
Itu tidak membuatku aman seperti yang kamu katakan padaku. Jadi ayolah, sobek aku lebar-lebar. 'Sampai
Aku kehilangan akal. Sampai aku tidak bisa menahannya.
La-da, la-da, da-da-da.
Jadi ayolah, aku bisa menerimanya. Beri aku semua yang kamu punya.
Apa lagi?
Apa lagi?
Apa lagi?
Apa lagi?
Jadi ayolah, aku bisa menerimanya. Beri aku semua yang kamu punya.
Apa lagi?
Apa lagi?
Apa lagi?
Apa lagi?
Keajaiban simpati.
Keajaiban simpati.
Jadi ayolah, aku bisa menerimanya.
Keajaiban simpati. Keajaiban simpati.
Jadi ayolah, aku bisa menerimanya.
Ayo ayo ayo. Keajaiban simpati. Ayo ayo ayo.
Keajaiban simpati. Ayo ayo ayo. Keajaiban simpati.
Ayo ayo ayo. Keajaiban simpati.