Lagu lain dari Reality Club
Lagu lain dari IKLIM
Deskripsi
Vokal utama, produser: Fathia Izzati
Vokal Utama, Produser: Faiz Novaskotia Saripudin
Kata Lisan, Produser : Nugi Wicaksono
Kata yang Diucapkan: Shabi Hanifa Dwinanda
Kata yang Diucapkan: Aida Amira Alkaff
Insinyur Perekaman: Fakhri Nugroho Aji
Insinyur Perekaman: Hardy Susetio
Insinyur Pencampur : Upi Maajid
Mastering Engineer: Chipta Gunawan Mohammad dari Stone Deaf Music
Produser : Era Patigo Rizki
Penerbit Musik: Sony Music Publishing Indonesia
Komposer, penulis lirik: Fathia Izzati
Lirik dan terjemahan
Asli
Look at the mess we've left behind.
No more life, no more honey in the trees. Too concerned on aging signs.
Looking back, it won't be funny to me.
Look at us, we're so developed.
You can see the drones if you keep your head up.
Artificial intelligence, I don't feel so intelligent with all this exploitation and greed.
I don't wanna hate the world.
I don't wanna crash and burn.
Everything is on fire. And on and on, we're fighting on.
This death planet is all we will see. Is this our legacy?
Don't you, don't you ache?
Seeing all the pain.
Are you living or are you dying? Are you laughing or are you crying?
I don't wanna hate the world.
I don't wanna crash and burn. Everything is on fire.
And on and on, we're fighting on. This death planet is all we will see.
Is this our legacy?
Yeah. I don't wanna hate the world.
I don't wanna crash and burn.
Everything is on fire.
And on and on, we're fighting on. This death planet is all we will see.
What's left for you and me?
Wildfires likely to have been made more frequent by climate change made significant contributions to air pollution last year, according to a report by the
World Meteorological Organization.
The World Health Organization says ambient air pollution causes 4.
5 million premature deaths a year, and the WMO report for 2022-
Terjemahan bahasa Indonesia
Lihatlah kekacauan yang kita tinggalkan.
Tidak ada lagi kehidupan, tidak ada lagi madu di pepohonan. Terlalu khawatir dengan tanda-tanda penuaan.
Melihat ke belakang, itu tidak lucu bagiku.
Lihatlah kami, kami sudah sangat maju.
Anda dapat melihat drone jika Anda tetap mengangkat kepala.
Kecerdasan buatan, saya tidak merasa begitu cerdas dengan semua eksploitasi dan keserakahan ini.
Aku tidak ingin membenci dunia.
Aku tidak ingin jatuh dan terbakar.
Semuanya terbakar. Dan seterusnya, kami terus berjuang.
Hanya planet kematian inilah yang akan kita lihat. Apakah ini warisan kita?
Bukankah begitu, apakah kamu tidak sakit?
Melihat semua rasa sakitnya.
Apakah kamu hidup atau kamu sekarat? Apakah kamu tertawa atau kamu menangis?
Aku tidak ingin membenci dunia.
Aku tidak ingin jatuh dan terbakar. Semuanya terbakar.
Dan seterusnya, kami terus berjuang. Hanya planet kematian inilah yang akan kita lihat.
Apakah ini warisan kita?
Ya. Aku tidak ingin membenci dunia.
Aku tidak ingin jatuh dan terbakar.
Semuanya terbakar.
Dan seterusnya, kami terus berjuang. Hanya planet kematian inilah yang akan kita lihat.
Apa yang tersisa untukmu dan aku?
Kebakaran hutan yang mungkin lebih sering terjadi akibat perubahan iklim memberikan kontribusi yang signifikan terhadap polusi udara tahun lalu, menurut sebuah laporan oleh
Organisasi Meteorologi Dunia.
Organisasi Kesehatan Dunia mengatakan polusi udara sekitar menyebabkan 4.
5 juta kematian dini per tahun, dan laporan WMO untuk tahun 2022-