Lagu lain dari Tuğba Yurt
Deskripsi
Dirilis pada: 21-11-2025
Lirik dan terjemahan
Asli
Ne gelir eğden?
Aşktan haber yoksa içimde bir sevda koptu kopacak.
Seni arıyor bu gönül, seni soruyor bana.
Dayanması zor gelir şu ayrılığa.
Geçiyor zaman sensizlik haram bana.
İnadı bırak bana gel. Bir yanım kara, bir yanım beyaz benim.
Üşüdüm lütfen üzdümü ört. Kalpte bir yer var, yaralı savunmasız.
Kimsenin bundan haberi yok.
Suskun değilim, dertli kalbim ama anlatacak mecalim yok.
Seni arıyor bu gönül, seni soruyor bana.
Dayanması zor gelir şu ayrılığa.
Geçiyor zaman sensizlik haram bana.
İnadı bırak bana gel. Bir yanım kara, bir yanım beyaz benim.
Üşüdüm lütfen üzdümü ört.
Kalpte bir yer var, yaralı savunmasız.
Kimsenin bundan haberi yok.
Suskun değilim, dertli kalbim ama anlatacak mecalim yok.
Geçiyor zaman sensizlik haram bana. İnadı bırak bana gel.
Bir yanım kara, bir yanım beyaz benim. Üşüdüm lütfen üzdümü ört.
Kalpte bir yer var, yaralı savunmasız. Kimsenin bundan haberi yok.
Suskun değilim, dertli kalbim ama anlatacak mecalim yok.
Terjemahan bahasa Indonesia
Apa yang didapat dari membungkuk?
Jika tidak ada kabar tentang cinta, ada cinta dalam diriku yang akan hancur.
Hati ini mencarimu, ia bertanya padaku tentangmu.
Perpisahan ini sulit untuk ditanggung.
Waktu berlalu, tanpamu dilarang bagiku.
Tinggalkan sifat keras kepalamu dan datanglah padaku. Satu sisi diriku berwarna hitam, sisi lainnya berwarna putih.
Aku kedinginan, tolong tutupi kesedihanku. Ada tempat di hati, terluka dan tak berdaya.
Tidak ada yang tahu tentang ini.
Aku tidak diam, hatiku gundah, tapi aku tak kuat untuk mengatakannya.
Hati ini mencarimu, ia bertanya padaku tentangmu.
Perpisahan ini sulit untuk ditanggung.
Waktu berlalu, tanpamu dilarang bagiku.
Tinggalkan sifat keras kepalamu dan datanglah padaku. Satu sisi diriku berwarna hitam, sisi lainnya berwarna putih.
Aku kedinginan, tolong tutupi kesedihanku.
Ada tempat di hati, terluka dan tak berdaya.
Tidak ada yang tahu tentang ini.
Aku tidak diam, hatiku gundah, tapi aku tak kuat untuk mengatakannya.
Waktu berlalu, tanpamu dilarang bagiku. Tinggalkan sifat keras kepalamu dan datanglah padaku.
Satu sisi diriku berwarna hitam, sisi lainnya berwarna putih. Aku kedinginan, tolong tutupi kesedihanku.
Ada tempat di hati, terluka dan tak berdaya. Tidak ada yang tahu tentang ini.
Aku tidak diam, hatiku gundah, tapi aku tak kuat untuk mengatakannya.