Lagu lain dari 6iant
Lagu lain dari HnS
Deskripsi
Produser: Rango
Penulis Lirik Komposer: Bertan Aslan
Penulis Lirik Komposer: Hakan Akbulut
Penulis Lirik Komposer : Salih Akbulut
Lirik dan terjemahan
Asli
Yüzünde bir resim çiziyorum. Kalbimden aşk damlar, kokun damlar.
Sanki bu aşk kolayını çözüyorum. Gözlerim beni anlar, beni anlar.
Keskin nişancım anamur, olmayan kalbi yaralar.
Ektim yaraya bir tohum, çiçekler açtı yarada.
Keskin nişancım anamur, olmayan kalbi yaralar.
Ektim yaraya bir tohum, çiçekler açtı yarada.
Sinsi bir ok pis saplanır taş kalbime.
Vay halime, istemezdim böyle bir yol yürümek. O da aksime.
Bu sabah olmuş bu zaten bana benzer bir hava. Konuşulacak bir şey kalmamış beni daraltmadı bu dava.
Nasıl geziyorsun aklımda? Kötü tarafa gidiyor aslında. Bir bakışı var. O beni kandıracak.
Beni baştan sardıracak ama kaldıracağım. Yeter bu kadar.
Keskin nişancım anamur, olmayan kalbi yaralar.
Ektim yaraya bir tohum, çiçekler açtı yarada. Buralar sıktı beni, bana bir müsaade.
Aklımdasın halen her şey daha taze gibi gelir. Yıllar olduğuna rağmen anlamadım ben var mı eden bana yardır.
Bir adım daha yolumuz uzak dedik ama hiç olmuyor değil.
Sabaha kadar akıyor zaman. Sonumuz nedir bilmiyorum değil.
Yüzünde bir resim çiziyorum. Kalbimden aşk damlar, kokun damlar.
Sanki bu aşk kolayını çözüyorum. Gözlerim beni anlar, beni anlar.
Keskin nişancım anamur, olmayan kalbi yaralar.
Ektim yaraya bir tohum, çiçekler açtı yarada.
Keskin nişancım anamur, olmayan kalbi yaralar. Ektim yaraya bir tohum, çiçekler açtı yarada.
Keskin nişancım anamur, olmayan kalbi yaralar.
Ektim yaraya bir tohum, çiçekler açtı yarada.
Terjemahan bahasa Indonesia
Aku menggambar di wajahmu. Cinta menetes dari hatiku, aromamu menetes.
Sepertinya aku sedang memikirkan masalah cinta ini. Mataku mengerti aku, mengerti aku.
Penembak jituku, Anamur, melukai hati yang tak ada.
Aku menanam benih di luka itu, bunga bermekaran di luka itu.
Penembak jituku, Anamur, melukai hati yang tak ada.
Aku menanam benih di luka itu, bunga bermekaran di luka itu.
Sebuah anak panah licik menembus jantung batuku.
Celakalah aku, aku tidak ingin menempuh jalan seperti itu. Itu tidak seperti saya.
Pagi ini, cuacanya mirip dengan saya. Tidak ada lagi yang perlu dibicarakan, kasus ini tidak mengganggu saya.
Bagaimana kamu berkeliaran di pikiranku? Ini sebenarnya mengarah ke sisi buruk. He has a look. Dia akan menipu saya.
Dia akan membalutku lagi, tapi aku akan bangun. Itu sudah cukup.
Penembak jituku, Anamur, melukai hati yang tak ada.
Aku menanam benih di luka itu, bunga bermekaran di luka itu. Aku bosan di sini, beri aku istirahat.
Kamu masih ada di pikiranku, segalanya terasa lebih segar. Meskipun sudah bertahun-tahun, saya tidak mengerti. Apakah ada orang yang bisa membantu saya?
Kita bilang kita selangkah lebih maju, tapi itu tidak pernah terjadi.
Waktu berlalu hingga pagi hari. Bukannya aku tidak tahu apa akhir kita.
Aku menggambar di wajahmu. Cinta menetes dari hatiku, aromamu menetes.
Sepertinya aku sedang memikirkan masalah cinta ini. Mataku mengerti aku, mengerti aku.
Penembak jituku, Anamur, melukai hati yang tak ada.
Aku menanam benih di luka itu, bunga bermekaran di luka itu.
Penembak jituku, Anamur, melukai hati yang tak ada. Aku menanam benih di luka itu, bunga bermekaran di luka itu.
Penembak jituku, Anamur, melukai hati yang tak ada.
Aku menanam benih di luka itu, bunga bermekaran di luka itu.