Asli
Por poquito te olvido de verdad, ya había dejado la bebida.
La señal que continúa mi mala racha, tus llamadas perdidas.
Quisiera creer que yo te puedo ignorar, que no importas tanto.
Mi dignidad es un tablero en la pared donde tú -tiras dardos. -Yeah.
Para ser más sincero y certero, mi signo de cáncer es muy vulnerable para un leo. Puede que sea por
Venus, que no puedo apagar las llamas y así me quemo en tu fuego.
-Ámame. -Solo un cece por lo menos.
-Quiéreme. -Nada más un chin chin, te lo ruego.
-Cuidado, no abuses demasiado. -Ya.
Comprobado, tú eres un caramelo envenenado.
-Ámame. -Solo un cece por lo menos.
-Quiéreme. -Nada más un chin chin, te lo ruego.
Me han -voceado, bachatero asfixiado. -Asfixiado.
Embriagado, dicen las malas lenguas, idiotizado.
Ay, ay, ay. Ay, ay, ay.
Ay, ay, ay. Ay, ay, ay.
Para ser más sincero y certero, mi signo de cáncer es muy vulnerable para un leo. Puede que sea por
Venus, que no puedo apagar las llamas y así me quemo en tu fuego.
-Ámame. -Solo un cece por lo menos.
-Quiéreme. -Nada más un chin chin, te lo ruego.
-Cuidado, no abuses demasiado. -Ya.
Comprobado, tú eres un caramelo envenenado.
-Ámame. -Solo un cece por lo menos.
-Quiéreme. -Nada más un chin chin, te lo ruego.
Me han -voceado, bachatero asfixiado. -Asfixiado.
Embriagado, dicen las malas lenguas, idiotizado.
Ay, ay, ay. Ay, ay, ay. Ay, ay, ay.
Ay, ay, ay.
Royce.
The biggest.
Ah, I'm not okay.
Ya no quiero ser esa burla, no me gusta que seas tan cruel. Ay, ay, auxilio.
Ay, Dios mío. Ay, ay, ay, grito, me haces sufrir.
Si tiras un dardo más, no voy a aguantar. Si me tiras un dardo más, me vas a matar.
Ay, ay, dolores, mal de amores. Ay, ay, voy a llorar, mi amor.
Si tiras un dardo más, voy a desangrar.
Si tiras un dardo más, me vas a -matar. -Ouch.
-You're killing me, ma'.
-Me han voceado, bachatero asfixiado.
Embriagado, dicen las malas lenguas, idiotizado.
Terjemahan bahasa Indonesia
Aku benar-benar hampir melupakanmu, aku sudah berhenti minum.
Tanda meneruskan keburukanku, panggilan tak terjawabmu.
Saya ingin percaya bahwa saya dapat mengabaikan Anda, bahwa Anda tidak terlalu berarti.
Martabat saya adalah papan di dinding tempat Anda melempar anak panah. -Ya.
Sejujurnya dan akurat, tanda kanker saya sangat rentan bagi seorang Leo. Mungkin karena
Venus, aku tidak bisa memadamkan apinya, jadi aku membakarnya dalam apimu.
-Cintai aku. -Setidaknya hanya satu cece.
-Cintai aku. -Hanya dagu, aku mohon.
-Hati-hati, jangan terlalu sering menyalahgunakannya. -Sudah.
Diperiksa, Anda adalah permen beracun.
-Cintai aku. -Setidaknya hanya satu cece.
-Cintai aku. -Hanya dagu, aku mohon.
Mereka memanggil saya, seorang bachatero yang tercekik. -Sesak nafas.
Mabuk, kata gosip, bodoh.
Oh, oh, oh. Oh, oh, oh.
Oh, oh, oh. Oh, oh, oh.
Sejujurnya dan akurat, tanda kanker saya sangat rentan bagi seorang Leo. Mungkin karena
Venus, aku tidak bisa memadamkan apinya, jadi aku membakarnya dalam apimu.
-Cintai aku. -Setidaknya hanya satu cece.
-Cintai aku. -Hanya dagu, aku mohon.
-Hati-hati, jangan terlalu sering menyalahgunakannya. -Sudah.
Diperiksa, Anda adalah permen beracun.
-Cintai aku. -Setidaknya hanya satu cece.
-Cintai aku. -Hanya dagu, aku mohon.
Mereka memanggil saya, seorang bachatero yang tercekik. -Sesak napas.
Mabuk, kata gosip, bodoh.
Oh, oh, oh. Oh, oh, oh. Oh, oh, oh.
Oh, oh, oh.
royce.
Yang terbesar.
Ah, aku tidak baik-baik saja.
Aku tidak ingin menjadi olok-olok itu lagi, aku tidak suka kamu begitu kejam. Oh, oh, tolong.
Astaga. Oh, oh, oh, aku berteriak, kamu membuatku menderita.
Jika kamu melempar satu anak panah lagi, aku tidak akan bertahan lama. Jika kamu melemparkan satu anak panah lagi ke arahku, kamu akan membunuhku.
Oh, oh, sakit, penyakit cinta. Oh, oh, aku akan menangis, sayangku.
Jika kamu melempar satu anak panah lagi, aku akan mati kehabisan darah.
Jika kamu melempar satu anak panah lagi, kamu akan membunuhku. -Aduh.
-Kau membunuhku, Bu.
-Mereka memanggilku, seorang bachatero yang tercekik.
Mabuk, kata gosip, bodoh.