Lagu lain dari Julia Żugaj
Deskripsi
Komposer: Piotr Zborowski
Komposer: Maria Dzięcielak
Komposer: Frank BO
Komposer: Patryk Kumór
Penulis lirik: Julia Żugaj
Penulis Lirik: Maria Dzięcielak
Penulis Lirik: Dominic Buczkowski-Wojtaszek
Lirik dan terjemahan
Asli
W moich myślach zawsze będziesz, chociaż nie ma w nich już nas.
Wiem, że wyjdzie nam na lepsze.
To, co pękło, sklei czas.
Chcę myśleć. Nieważne. Byłoby pewnie łatwiej. Tak bywa.
Nie wszystko jest na zawsze. Znów czuję we włosach wiatr. Z uśmiechem witam dzień.
Przejdę się sama zaraz do naszych miejsc. Spotkamy się tylko w snach.
Gdy obok nie ma cię. Budzą się miasta tak naraz. Wołają mnie. Każdy koniec coś daje.
Nic nie było przypadkiem. Przejdę się sama zaraz do naszych miejsc.
Każdy koniec coś daje. Nic nie było przypadkiem.
Budzą się miasta tak naraz.
Muszę przyznać, już nie tęsknię.
Nie chcę wracać trzeci raz, choć w tej trosce było miejsce. To nie mogło tylko trwać.
Chcę myśleć. Nieważne. Byłoby pewnie łatwiej. Tak bywa.
Nie wszystko jest na zawsze. Znów czuję we włosach wiatr. Z uśmiechem witam dzień.
Przejdę się sama zaraz do naszych miejsc. Spotkamy się tylko w snach.
Gdy obok nie ma cię. Budzą się miasta tak naraz. Wołają mnie. Każdy koniec coś daje.
Nic nie było przypadkiem. Przejdę się sama zaraz do naszych miejsc.
Każdy koniec coś daje. Nic nie było przypadkiem. Budzą się miasta tak naraz.
Chcę myśleć. Nieważne. Byłoby pewnie łatwiej. Tak bywa.
Nie wszystko jest na zawsze. Chcę myśleć. Nieważne. Byłoby pewnie łatwiej.
Tak bywa.
Terjemahan bahasa Indonesia
Kamu akan selalu ada dalam pikiranku, meski kita sudah tak ada lagi.
Saya tahu ini akan lebih baik bagi kami.
Apa yang rusak akan diperbaiki oleh waktu.
Saya ingin berpikir. Sudahlah. Mungkin akan lebih mudah. Itu terjadi.
Tidak semuanya selamanya. Aku merasakan angin menerpa rambutku lagi. Saya menyambut hari itu dengan senyuman.
Aku akan berjalan sendiri ke tempat duduk kita. Kita hanya akan bertemu dalam mimpi.
Saat kamu tidak ada. Kota-kota terbangun secara bersamaan. Mereka memanggilku. Setiap akhir memberikan sesuatu.
Tidak ada yang merupakan kecelakaan. Aku akan berjalan sendiri ke tempat duduk kita.
Setiap akhir memberikan sesuatu. Tidak ada yang merupakan kecelakaan.
Kota-kota terbangun secara bersamaan.
Harus kuakui, aku tidak merindukannya lagi.
Saya tidak ingin kembali lagi untuk ketiga kalinya, meskipun masih ada ruang untuk kekhawatiran ini. Ini tidak bisa dilanjutkan.
Saya ingin berpikir. Sudahlah. Mungkin akan lebih mudah. Itu terjadi.
Tidak semuanya selamanya. Aku merasakan angin menerpa rambutku lagi. Saya menyambut hari itu dengan senyuman.
Aku akan berjalan sendiri ke tempat duduk kita. Kita hanya akan bertemu dalam mimpi.
Saat kamu tidak ada. Kota-kota terbangun secara bersamaan. Mereka memanggilku. Setiap akhir memberi sesuatu.
Tidak ada yang merupakan kecelakaan. Aku akan berjalan sendiri ke tempat duduk kita.
Setiap akhir memberi sesuatu. Tidak ada yang merupakan kecelakaan. Kota-kota terbangun secara bersamaan.
Saya ingin berpikir. Sudahlah. Mungkin akan lebih mudah. Itu terjadi.
Tidak semuanya selamanya. Saya ingin berpikir. Sudahlah. Mungkin akan lebih mudah.
Itu terjadi.