Lagu lain dari BENNETT
Deskripsi
Produser: BENNETT
Insinyur, Pengaduk: Bennett Bertram
Keyboard, Pemrograman: Bennett Bertram
Insinyur, Mixer, Produser: Dominik Felsmann
Keyboard, Pemrograman: Dominik Felsmann
Master: Lex Barkey
Komposer, Penulis Lirik: Bennett Bertram
Lirik dan terjemahan
Asli
Es wäre schön, wenn die Welt nicht so wäre, wie sie nun einmal ist.
Es wäre schön, wenn man die Augen zumachen und sich etwas ganz stark wünschen könnte, sodass es in Erfüllung geht.
Doch die Wahrheit ist: Das Leben ist einfach nicht so. Das Leben ist anders.
Seelenficker. Seelenficker.
Ich habe mir immer gedacht, wenn ich Drogen nehme, dann können sie ruhig meinen
Körper ficken. Dann sollen sie mit mir machen, was sie wollen. Doch in den
Momenten, wenn die Drogen aufhören zu wirken, merke ich, dass die Leute auch meine Seele fi-- Das tut weh.
Dann gibt es nur die Drogen und mich.
Und die Drogen nehmen mich an der Hand und führen mich fort vom Schmerz.
Ich kann meine Augen zumachen und versuchen, ganz weit weg zu sein bei meiner Droge. So ist das Anschaffen am erträglichsten.
Nichts zu fühlen, was draußen los ist.
Einfach nur mit der Droge tanzen und irgendwann wieder was nehmen. Egal, wie sehr ich mich anstrenge, ich schaffe es nicht, meine
Gedanken auch nur für einen Augenblick in eine einzige Richtung zu lenken.
Als wäre mein Gehirn ein Prisma und meine Gedanken zerstrahlen in alle Farben des
Regenbogens.
Nur nicht so schön.
Terjemahan bahasa Indonesia
Alangkah baiknya jika dunia tidak seperti ini.
Alangkah baiknya jika Anda bisa memejamkan mata dan mendoakan sesuatu yang sungguh-sungguh agar terwujud.
Namun kenyataannya adalah: hidup tidak seperti itu. Hidup itu berbeda.
Keparat jiwa. Keparat jiwa.
Saya selalu berpikir jika saya memakai narkoba, maka mereka bisa melakukannya
Tubuh sialan. Kemudian mereka dapat melakukan apapun yang mereka inginkan dengan saya. Tapi di
Saat obat berhenti bekerja, saya menyadari bahwa orang-orang juga fi-- Itu menyakitkan.
Lalu yang ada hanyalah obat-obatan dan aku.
Dan obat-obatan itu menggandeng tangan saya dan menjauhkan saya dari rasa sakit.
Saya bisa memejamkan mata dan mencoba menjauh dari obat saya. Hal ini membuat pembeliannya menjadi yang paling tertahankan.
Tidak merasakan apa pun tentang apa yang terjadi di luar.
Berdansalah saja dengan obat itu dan minum sesuatu lagi suatu saat nanti. Tidak peduli seberapa keras saya mencoba, saya tidak dapat melakukannya
Mengarahkan pikiran ke satu arah, meski hanya sesaat.
Seolah-olah otakku adalah sebuah prisma dan pikiranku meledak menjadi berbagai warna
pelangi.
Hanya saja tidak sebaik itu.