Lagu lain dari 88rising
Lagu lain dari Stephanie Poetri
Deskripsi
Produser: Mark McKenna
Produser: Sae Heum Han
Insinyur Rekaman: Stephanie Poetri
Insinyur Rekaman, Produser Studio Tambahan: PISCEE
Pengaduk: Louis Bartolini
Insinyur Master: Dale Becker
Menguasai Insinyur Kedua: Adam Burt
Menguasai Insinyur Kedua: Katie Harvey
Menguasai Insinyur Kedua: Kegn Venegas
Lirik dan terjemahan
Asli
A quiet life with you.
A gentle kiss I wish
I knew.
A warm embrace would be nice on this cold winter night.
Oh.
Wishful thinking of you.
Please don't call.
I sit in the seat of the past.
If we talk, you know that I want you back.
Oh.
'Cause in my head, we're still in bed watching TV.
It just can't be.
Don't call 'cause I sit in the seat of the past. Wish I didn't want it all back.
I'm all alone, wish I had you on these cold nights.
That's the only thing that I wish for. Say that I'm okay, but it don't feel right.
Picking out the tree with your family. Staying in the house watching classics.
Holding you while we would be napping. I'm missing you badly. I be wondering why it happened.
Oh, run it back. Hanging up your kisses that you gave me back then.
Know that we ain't been talking, but you know I pretend that we still good.
What if we both loved each other still?
Please don't call.
I sit in the seat of the past.
If we talk, you know that I want you back.
Oh.
'Cause in my head, we're still in bed watching TV.
It just can't be.
Don't call 'cause I sit in the seat of the past.
Wish I didn't want it all back.
Terjemahan bahasa Indonesia
Kehidupan yang tenang bersamamu.
Ciuman lembut yang kuharapkan
saya tahu.
Pelukan hangat akan terasa menyenangkan di malam musim dingin yang dingin ini.
Oh.
Angan-angan memikirkanmu.
Tolong jangan menelepon.
Saya duduk di kursi masa lalu.
Jika kita berbicara, kamu tahu bahwa aku ingin kamu kembali.
Oh.
Karena di kepalaku, kami masih di tempat tidur sambil menonton TV.
Itu tidak mungkin.
Jangan menelepon karena aku duduk di kursi masa lalu. Seandainya aku tidak ingin semuanya kembali.
Aku sendirian, kuharap aku memilikimu di malam yang dingin ini.
Itulah satu-satunya hal yang saya harapkan. Katakan aku baik-baik saja, tapi rasanya tidak enak.
Memilih pohon bersama keluarga Anda. Tinggal di rumah menonton film klasik.
Memelukmu selagi kita tidur siang. Aku sangat merindukanmu. Saya bertanya-tanya mengapa itu terjadi.
Oh, jalankan kembali. Tutup ciumanmu yang kau berikan padaku saat itu.
Ketahuilah bahwa kita belum berbicara, tetapi kamu tahu, aku berpura-pura kita masih baik-baik saja.
Bagaimana jika kita berdua masih saling mencintai?
Tolong jangan menelepon.
Saya duduk di kursi masa lalu.
Jika kita berbicara, kamu tahu bahwa aku ingin kamu kembali.
Oh.
Karena di kepalaku, kami masih di tempat tidur sambil menonton TV.
Itu tidak mungkin.
Jangan menelepon karena aku duduk di kursi masa lalu.
Seandainya aku tidak ingin semuanya kembali.