Lagu lain dari Julio Caesar
Deskripsi
Pelaku Terkait: Julio Caesar
Pemain Terkait: Fernando Gonzalez
Pemain Terkait: Gael
Pemain Terkait: Marco Patiño
Komposer, Penulis Lirik: Miguel Armando Armenta Armenta
Produser, Produser Eksekutif, Penata Pertunjukan: Julio Cesar Perez Sandoval Jr.
Produser, Insinyur Pencampur, Insinyur Mastering, Penata Pertunjukan, Insinyur Rekaman: David Segura
Lirik dan terjemahan
Asli
¿Dónde ha quedado ese nosotros? ¿Por qué borracha ya no llamas?
¿Por qué niegas que me extrañas? ¿Por qué me tiras a loco?
Mami, qué rara esa mamada, que jurabas que me amabas, pero hoy te miro con otro.
Ayer pasé por el motel donde yo te hice mujer y me imaginé tus ojos. Y me imaginé esos ojos.
Déjame hacerte mía otra vez, aunque sea la última vez.
Ya yo sé que no serás mi mujer, pero me encanta tu piel.
Tomaré pa' intentar sentirme bien y a lágrimas cerrarme.
Como yo, te juro pocos, como tú, seguro cien.
That's right, baby.
Fueron más de mil veces, tantas veces que peleamos, las mentiras a la cara y al final te juro te amo.
Por no dejarnos soltar, pues al final nos arreglamos, comenzábamos con besos y en la cama terminamos.
Pero creo que sí es en neta, tu aroma en la camioneta.
Tú siempre, mija, tan coqueta, tan coqueta, neta.
Déjame hacerte mía otra vez, aunque sea la última vez.
Ya yo sé que no serás mi mujer, pero me encanta tu piel.
Tomaré pa' intentar sentirme bien y a lágrimas cerrarme.
Como yo, te juro pocos, como tú, seguro cien.
Mmm, mmm, mmm. That's right, baby
Terjemahan bahasa Indonesia
Kemana perginya kita? Kenapa kamu tidak menelepon mabuk lagi?
Mengapa kamu menyangkal bahwa kamu merindukanku? Mengapa kamu membuatku gila?
Bu, betapa anehnya pekerjaan pukulan itu, kamu bersumpah kamu mencintaiku, tetapi hari ini aku melihatmu dengan orang lain.
Kemarin aku melewati motel tempat aku menjadikanmu seorang wanita dan aku membayangkan matamu. Dan aku membayangkan mata itu.
Biarkan aku menjadikanmu milikku lagi, meski itu yang terakhir kalinya.
Aku sudah tahu bahwa kamu tidak akan menjadi istriku, tapi aku menyukai kulitmu.
Saya akan minum untuk mencoba merasa baik dan menutup air mata saya.
Seperti saya, saya bersumpah sedikit, seperti Anda, pasti seratus.
Itu benar, sayang.
Ada lebih dari seribu kali, berkali-kali kita bertengkar, kebohongan di wajahmu dan pada akhirnya aku bersumpah aku mencintaimu.
Karena tidak melepaskan kami, karena pada akhirnya kami berbaikan, kami mulai dengan ciuman dan berakhir di tempat tidur.
Tapi menurutku yang jelas, aromamu ada di dalam truk.
Kamu selalu, mija, genit sekali, genit sekali, jelas.
Biarkan aku menjadikanmu milikku lagi, meski itu yang terakhir kalinya.
Aku sudah tahu bahwa kamu tidak akan menjadi istriku, tapi aku menyukai kulitmu.
Saya akan minum untuk mencoba merasa baik dan menutup air mata saya.
Seperti saya, saya bersumpah sedikit, seperti Anda, pasti seratus.
Mmm, mmm, mmm. Itu benar, sayang