Lirik dan terjemahan
Asli
Değdim bulutlara, gökyüzüne kondum, sağanak yağmurlara ortak oldum.
Güvendiğim dağların tepeleri kar, geceleri dar, gecelerin bir sebebi var.
Kendimi bildim bileli içimde boşluk, sarhoştum, iç vurunu uçurumlara koştum.
Yüksekte korkum yok, zaten zirvedeyim. Dumana boğdum her geceyi, cevapsız bir bilmeceyim.
İhtiyaç olan değil doktor, ilaçlar, ilacım hayata yeni inançlar.
Bir hastayım, bununla her gün yüzleştim. Yolda kavgalar, ben sessizleştim.
Filmi değiştirdim, bıktım aynı sahneyi. İnsanın kalbi taştan, yeter ki bulsun bahane.
Aynı sözler kendini tekrar eder. Yükseklikten uçma, toprağın altında efsaneler.
Düşmanların arası bir ölümsüz havasındayım, gülüyorum yaşadıkça.
Hayat bir maraton, sonuna kadar yoldayım, büyüyorum her adımda.
Bütün şeytanları kovdum ben ama yanlış duygulara teslim oldum.
Güne güne solmuşum, bu garip düzene doğmuşum.
Gerçek düşmanlarım dert değil, esirip yerimle savaştım.
Kimseyi yürütmedim akıl, yakından bakın, herkese kalbimle yanaştım.
Görmedim hayatımda pembe, rengarenk dünya siyahlaştı.
Bazı şeyler inzikalır, alışamadım, çocukluğumla vedalaştım.
Paranoyalarım, reşitlik krizler, yarınlarım yalın, geçmişi izler.
Kurtar beni Tanrım bu garip histen, gülmek istiyorum herkes gibi içten. İyi olgunlamadım, hep başa döndüm.
Güzel anılarımı kalbime gömdüm.
Zaten kalmış hepsi on yedimde, hayatım melankoli, hevesim yok elimde.
Düşmanların arası bir ölümsüz havasındayım, gülüyorum yaşadıkça. Hayat bir maraton, sonuna kadar yoldayım, büyüyorum her adımda.
Bütün şeytanları kovdum ben ama yanlış duygulara teslim oldum.
Güne güne solmuşum, bu garip düzene doğmuşum.
Düşmanların arası bir ölümsüz havasındayım, gülüyorum yaşadıkça.
Hayat bir maraton, sonuna kadar yoldayım, büyüyorum her adımda.
Bütün şeytanları kovdum ben ama yanlış duygulara teslim oldum.
Güne güne solmuşum, bu garip düzene doğmuşum.
Terjemahan bahasa Indonesia
Saya menyentuh awan, mendarat di langit, dan berbagi pancuran.
Pegunungan yang saya percaya mempunyai salju di puncaknya, malamnya sempit, malam ada karena suatu alasan.
Sepanjang ingatanku, ada kekosongan di dalam diriku, aku mabuk, aku berlari ke jurang dalam keterkejutan batinku.
Saya tidak takut ketinggian, saya sudah berada di puncak. Aku tenggelam setiap malam dalam asap, aku adalah teka-teki yang belum terjawab.
Yang dibutuhkan bukan dokter, tapi obat-obatan, obatku adalah keyakinan baru dalam hidup.
Saya seorang pasien, saya menghadapi ini setiap hari. Berkelahi di jalan, saya terdiam.
Saya mengganti filmnya, saya bosan dengan adegan yang itu-itu saja. Hati seseorang terbuat dari batu, asalkan dia menemukan alasan.
Kata-kata yang sama terulang kembali. Terbang dari ketinggian, legenda di bawah tanah.
Saya merasa seperti orang abadi di antara musuh, saya tertawa selama saya hidup.
Hidup itu maraton, saya sedang menuju akhir, saya bertumbuh di setiap langkah.
Aku mengusir semua setan, tapi aku menyerah pada perasaan yang salah.
Saya memudar hari demi hari, saya dilahirkan dalam tatanan yang aneh ini.
Musuhku yang sebenarnya tidak menjadi masalah, aku menangkap mereka dan bertarung menggantikanku.
Aku tidak memimpin siapa pun dengan pikiranku, perhatikan baik-baik, aku mendekati semua orang dengan hatiku.
Saya belum pernah melihat dalam hidup saya dunia yang berwarna merah muda dan penuh warna berubah menjadi hitam.
Beberapa hal terlupakan, saya tidak terbiasa, saya mengucapkan selamat tinggal pada masa kecil saya.
Paranoiaku, krisis kedewasaanku, masa depanku sederhana, semuanya mengikuti masa lalu.
Tuhan selamatkan aku dari perasaan aneh ini, aku ingin tertawa tulus seperti orang lain. Saya tidak menjadi dewasa dengan baik, saya selalu kembali ke titik awal.
Aku mengubur kenangan indahku di hatiku.
Yang tersisa hanyalah umurku yang tujuh belas tahun, hidupku melankolis, aku tidak punya semangat.
Saya merasa seperti orang abadi di antara musuh, saya tertawa selama saya hidup. Hidup itu maraton, saya sedang menuju akhir, saya bertumbuh di setiap langkah.
Aku mengusir semua setan, tapi aku menyerah pada perasaan yang salah.
Saya memudar hari demi hari, saya dilahirkan dalam tatanan yang aneh ini.
Saya merasa seperti orang abadi di antara musuh, saya tertawa selama saya hidup.
Hidup itu maraton, saya sedang menuju akhir, saya bertumbuh di setiap langkah.
Aku mengusir semua setan, tapi aku menyerah pada perasaan yang salah.
Saya memudar hari demi hari, saya dilahirkan dalam tatanan yang aneh ini.