Lagu lain dari Gio Evan
Deskripsi
Penulis Lirik: Gio Evan
Produser: Tommaso Sgarbi
Komposer: Gio Evan
Komposer: Tommaso Sgarbi
Lirik dan terjemahan
Asli
¡Vamos, brother! Eso. . .
Soy el niño de la calle, soy hijo de los bosques que quedan.
Dulce madre, cierra los ojos hasta que la guerra no ha terminado.
Sin ruido, yo quiero amarte. Sin venenos, te quiero besar.
Quiero volver a beber agua del río, a reír con los hombres del otro continente. Pachamama, te veo tan triste.
Pachamama, me pongo a llorar. Pachamama, te quiero feliz.
Pachamama, yo te invito a bailar.
Pachamama, te veo tan triste. Pachamama, me pongo a llorar.
Pachamama, te quiero feliz. Pachamama, yo te invito a bailar.
Eres hermosa, perfumes y las aves vuelan en tu cabeza.
La vida es un carnaval, la vida, la vida es poesía y poeta.
Llévame a bailar en los países donde llueve y el sol se duerme.
Arriba el cielo, arriba el -cielo.
-Tengo un dolor dentro de mí que me muerde, que me pica, pero sigo creyendo que puede convertirse en una caricia.
Vamos a construir un puente para unir lo dividido, sin más ropa para ocultar nuestro corazón.
Pachamama, te veo tan triste. Pachamama, me pongo a llorar.
Pachamama, te quiero feliz. Pachamama, yo te invito a bailar. Pachamama, te veo tan triste.
Pachamama, me pongo a llorar. Pachamama, te quiero feliz.
Pachamama, yo te invito a -bailar.
-Arriba el cielo, arriba el cielo.
Pachamama, te veo tan triste. Pachamama, me pongo a llorar.
-Pachamama, te quiero feliz. -Pachamama, yo te invito a bailar.
Terjemahan bahasa Indonesia
Ayo, saudara! Itu. . .
Aku anak jalanan, aku anak hutan yang tersisa.
Ibu yang manis, pejamkan matamu sampai perang usai.
Tanpa kebisingan, aku ingin mencintaimu. Tanpa racun, aku ingin menciummu.
Aku ingin minum air sungai lagi, tertawa bersama laki-laki dari benua lain. Pachamama, aku melihatmu sedih sekali.
Pachamama, aku mulai menangis. Pachamama, aku ingin kamu bahagia.
Pachamama, aku mengajakmu menari.
Pachamama, aku melihatmu sedih sekali. Pachamama, aku mulai menangis.
Pachamama, aku ingin kamu bahagia. Pachamama, aku mengajakmu menari.
Kamu cantik, parfum dan burung beterbangan di kepalamu.
Hidup adalah karnaval, hidup, hidup adalah puisi dan penyair.
Ajak aku menari di negara yang hujannya turun dan matahari tertidur.
Sampai ke langit, sampai ke langit.
-Saya memiliki rasa sakit di dalam diri saya yang menggigit saya, membuat saya gatal, tetapi saya masih percaya bahwa itu bisa menjadi belaian.
Mari kita bangun jembatan untuk mempersatukan apa yang terpecah, tanpa ada lagi pakaian yang menutupi hati kita.
Pachamama, aku melihatmu sedih sekali. Pachamama, aku mulai menangis.
Pachamama, aku ingin kamu bahagia. Pachamama, aku mengajakmu menari. Pachamama, aku melihatmu sedih sekali.
Pachamama, aku mulai menangis. Pachamama, aku ingin kamu bahagia.
Pachamama, aku mengajakmu menari.
-Ke langit, ke langit.
Pachamama, aku melihatmu sedih sekali. Pachamama, aku mulai menangis.
-Pachamama, aku ingin kamu bahagia. -Pachamama, saya mengundang Anda untuk menari.