Lagu lain dari Azet
Deskripsi
Produser, Komposer: LOLO79
Insinyur Utama: Lex Barkey
Penulis lirik: Azet
Lirik dan terjemahan
Asli
Hallo!
Damals noch in meinem Zimmer waren wir nie allein.
Heute ist das Haus zu groß, denn wir träumten niemals klein und die Sünden sind noch größer.
Hoff, dass Allah mir verzeiht. Wir beten um Vergebung, doch ich weiß nicht, ob es reicht.
Wir waren damals noch in meinem Zimmer, waren wir nie allein.
Heute ist das Haus zu groß, denn wir träumten niemals klein und die Sünden sind noch größer.
Hoff, dass Allah mir verzeiht. Wir beten um Vergebung, doch ich weiß nicht, ob es reicht.
Superstars, ich war noch nicht bereit. Ich kam rein, zu viel Stress mit Polizei. Wir verteilten
Weiß, waren reich für kurze Zeit, dachten, das hält so für immer, aber Karma kam vorbei und Knast wurde Hype. Aus Liebe wurde Neid.
Ich kann in Ruhe schlafen, meine Seele, sie ist rein. Mama ist im Haus, Mama muss nie wieder weinen.
Ich war lange unten, aber jetzt ist meine Zeit.
Damals noch in meinem Zimmer waren wir nie allein.
Heute ist das Haus zu groß, denn wir träumten niemals klein und die Sünden sind noch größer. Hoff, dass Allah mir verzeiht. Wir beten um
Vergebung, doch ich weiß nicht, ob es reicht. Wir waren damals noch in meinem
Zimmer, waren wir nie allein.
Heute ist das Haus zu groß, denn wir träumten niemals klein und die Sünden sind noch größer. Hoff, dass Allah mir verzeiht.
Wir beten um Vergebung, doch ich weiß nicht, ob es reicht.
Wir sind dankbar, alles perfekt. Wollt' nur ein Paar, jetzt hab' ich alle Hermès. Ich kann alles tragen,
Louis, Chanel, Hermès. Ich kann alles tragen, Louis, Chanel, Hermès.
Unser Leben war ein Auf und Ab. Hab' alles nicht verdient, deshalb bleibe ich wach. Hab'
Angst, es zu verlieren, deshalb bleibe ich wach.
Ich kann nicht glauben, dass ich alles hab'. Damals noch in meinem Zimmer waren wir nie allein.
Heute ist das Haus zu groß, denn wir träumten niemals klein und die Sünden sind noch größer.
Hoff, dass Allah mir verzeiht.
Wir beten um Vergebung, doch ich weiß nicht, ob es reicht. Wir waren damals noch in meinem Zimmer, waren wir nie allein.
Heute ist das Haus zu groß, denn wir träumten niemals klein und die Sünden sind noch größer. Hoff, dass Allah mir verzeiht.
Wir beten um Vergebung, doch ich weiß nicht, ob es reicht. Beten um Vergebung, doch ich weiß nicht, ob es reicht. Beten um
Vergebung, doch ich weiß nicht, ob es reicht.
Terjemahan bahasa Indonesia
Halo!
Saat itu, di kamarku, kami tidak pernah sendirian.
Saat ini rumah terlalu besar karena kita tidak pernah bermimpi kecil dan dosanya pun semakin besar.
Semoga Allah mengampuniku. Kami berdoa memohon pengampunan, tapi saya tidak tahu apakah itu cukup.
Kami masih di kamarku saat itu, kami tidak pernah sendirian.
Saat ini rumah terlalu besar karena kita tidak pernah bermimpi kecil dan dosanya pun semakin besar.
Semoga Allah mengampuniku. Kami berdoa memohon pengampunan, tapi saya tidak tahu apakah itu cukup.
Superstar, saya belum siap. Saya masuk, terlalu stres dengan polisi. Kami mendistribusikan
Orang kulit putih, yang kaya untuk waktu yang singkat, berpikir bahwa hal itu akan bertahan selamanya, namun karma datang dan penjara menjadi heboh. Cinta berubah menjadi iri hati.
Aku bisa tidur dengan tenang, jiwaku suci. Mama ada di rumah, Mama tidak perlu menangis lagi.
Aku sudah lama terpuruk, tapi sekaranglah waktuku.
Saat itu, di kamarku, kami tidak pernah sendirian.
Saat ini rumah terlalu besar karena kita tidak pernah bermimpi kecil dan dosanya pun semakin besar. Semoga Allah mengampuniku. Kami berdoa untuk itu
Maaf, tapi saya tidak tahu apakah itu cukup. Kami masih di milikku saat itu
ruangan, kami tidak pernah sendirian.
Saat ini rumah terlalu besar karena kita tidak pernah bermimpi kecil dan dosanya pun semakin besar. Semoga Allah mengampuniku.
Kami berdoa memohon pengampunan, tapi saya tidak tahu apakah itu cukup.
Kami bersyukur, semuanya sempurna. Saya hanya ingin satu pasang, sekarang saya punya semua Hermès. Saya bisa membawa apa saja,
Louis, Chanel, Hermès. Saya bisa memakai apa saja, Louis, Chanel, Hermès.
Hidup kami naik turun. Aku tidak pantas mendapatkan apa pun, itu sebabnya aku tetap terjaga. Punya
Takut kehilangannya, makanya aku tetap terjaga.
Aku tidak percaya aku memiliki segalanya. Saat itu, di kamarku, kami tidak pernah sendirian.
Saat ini rumah terlalu besar karena kita tidak pernah bermimpi kecil dan dosanya pun semakin besar.
Semoga Allah mengampuniku.
Kami berdoa memohon pengampunan, tapi saya tidak tahu apakah itu cukup. Kami masih di kamarku saat itu, kami tidak pernah sendirian.
Saat ini rumah terlalu besar karena kita tidak pernah bermimpi kecil dan dosanya pun semakin besar. Semoga Allah mengampuniku.
Kami berdoa memohon pengampunan, tapi saya tidak tahu apakah itu cukup. Berdoa memohon pengampunan, tapi saya tidak tahu apakah itu cukup. Berdoa untuk
Maaf, tapi saya tidak tahu apakah itu cukup.