Lagu lain dari La Oreja de Van Gogh
Deskripsi
Pelaku Terkait, Produser: La Oreja de Van Gogh
Penulis Lirik, Komposer: Amaia Montero
Komposer, Penulis Lirik: Xabi San Martín
Komposer, Penulis Lirik: Álvaro Fuentes
Penulis Lirik, Komposer: Haritz Garde
Komposer, Penulis Lirik: Pablo Benegas
Produser: Nigel Walker
Lirik dan terjemahan
Asli
Pensé que era un buen momento
Por fin se hacía realidad
Tanto oír hablar de tu silencio
Dicen que te arrastra como el mar
Llené de libros mi maleta
También de fotos tuyas de antes
Dibujé tu sonrisa junto a la mía
Me dormí con tu abrigo en el sofá
Quiero estar a tu lado
Yo quiero mirarte y sentir
Quiero perderme esperando
Yo quiero quererte o morir
Y en el momento que vi tu mirada buscando mi cara
La madrugada del 20 de enero saliendo del tren
Me pregunté qué sería sin ti el resto de mi vida
Y desde entonces te quiero, te adoro y te vuelvo a querer
Cogí un tren que no dormía
Y vi tu cara en un cristal
Era un reflejo del sol de mediodía
Era un poema de amor para viajar
Quiero estar a tu lado (quiero estar a tu lado)
Yo quiero mirarte y sentir
Quiero perderme esperando
Yo quiero quererte o morir
Y en el momento que vi tu mirada buscando mi cara
La madrugada del 20 de enero saliendo del tren
Me pregunté qué sería sin ti el resto de mi vida
Y desde entonces te quiero, te adoro y te vuelvo a querer
Te perdí y no te perderé
Nunca más te dejaré
Te busqué muy lejos de aquí (ah-ah, ah-ah)
Te encontré pensando en mí (ah-ah, ah-ah)
Y en el momento que vi tu mirada buscando mi cara
La madrugada del 20 de enero saliendo del tren
Me pregunté qué sería sin ti el resto de mi vida
Y desde entonces te quiero, te adoro y te vuelvo a querer
Terjemahan bahasa Indonesia
Saya pikir ini saat yang tepat
Hal itu akhirnya menjadi kenyataan
Begitu banyak yang ingin kudengar tentang kesunyianmu
Mereka bilang itu menyeretmu seperti laut
Aku mengisi koperku dengan buku
Juga fotomu sebelumnya
Aku menggambar senyummu di sebelah senyumku
Aku tertidur dengan mantelmu di sofa
Aku ingin berada di sisimu
Aku ingin melihatmu dan merasakannya
Aku ingin tersesat menunggu
Aku ingin mencintaimu atau mati
Dan saat aku melihat tatapanmu menelusuri wajahku
Pagi hari tanggal 20 Januari meninggalkan kereta
Aku bertanya-tanya apa jadinya sisa hidupku tanpamu
Dan sejak itu aku mencintaimu, aku memujamu dan aku mencintaimu lagi
Saya naik kereta yang tidak tidur
Dan aku melihat wajahmu di kaca
Itu adalah pantulan matahari tengah hari
Itu adalah puisi cinta untuk bepergian
Aku ingin berada di sisimu (Aku ingin berada di sisimu)
Aku ingin melihatmu dan merasakannya
Aku ingin tersesat menunggu
Aku ingin mencintaimu atau mati
Dan saat aku melihat tatapanmu menelusuri wajahku
Pagi hari tanggal 20 Januari meninggalkan kereta
Aku bertanya-tanya apa jadinya sisa hidupku tanpamu
Dan sejak itu aku mencintaimu, aku memujamu dan aku mencintaimu lagi
Aku kehilanganmu dan aku tidak akan kehilanganmu
Aku tidak akan pernah meninggalkanmu lagi
Aku mencarimu sangat jauh dari sini (ah-ah, ah-ah)
Aku menemukanmu memikirkanku (ah-ah, ah-ah)
Dan saat aku melihat tatapanmu menelusuri wajahku
Pagi hari tanggal 20 Januari meninggalkan kereta
Aku bertanya-tanya apa jadinya sisa hidupku tanpamu
Dan sejak itu aku mencintaimu, aku memujamu dan aku mencintaimu lagi