Lagu lain dari Ahmet Mungan
Deskripsi
Dirilis pada: 09-01-2026
Lirik dan terjemahan
Asli
Neden bana çok acımasız oluyordun?
Önüme sadakatten bir lokma koyup, ihaneti yediriyordun.
Yok olmaz dedikçe, kum tanesi gibi eziyordun.
Yaşamak zor gelse de kalbim, gülün dikenini seviyordu.
Sevmek, ah seni sevmek. . .
Kaderimin en büyük oyunu.
Sevemedim bu aşkın huyunu, pişmanlığımın gördüm sonunu.
Sevmek, ah seni sevmek, kaderimin en büyük oyunu.
Sevemedim bu aşkın huyunu, pişmanlığımın gördüm sonunu.
Yok olmaz dedikçe, kum tanesi gibi eziyordun.
Yaşamak zor gelse de kalbim, gülün dikenini seviyordu.
Sevmek, ah seni sevmek, kaderimin en büyük oyunu.
Sevemedim bu aşkın huyunu, pişmanlığımın gördüm sonunu.
Sevmek, ah seni sevmek, kaderimin en büyük oyunu.
Sevemedim bu aşkın huyunu, pişmanlığımın gördüm sonunu.
Kanmak, ah sana kanmak, vicdanımın en büyük oyunu.
Zehirle doldurdun tüm kuyumu, sonunda getirdin bak sonumu.
Terjemahan bahasa Indonesia
Kenapa kamu begitu kejam padaku?
Anda menempatkan sedikit kesetiaan di depan saya dan membuat saya makan pengkhianatan.
Semakin Anda mengatakan itu tidak akan hilang, semakin Anda menghancurkannya seperti sebutir pasir.
Meski hidup sulit, hatiku menyukai duri mawar.
Untuk mencintai, oh untuk mencintaimu. . .
Pertandingan terbesar dalam takdirku.
Aku tak bisa mencintai hakikat cinta ini, aku melihat akhir dari penyesalanku.
Mencintai, oh mencintaimu, adalah permainan terbesar dalam takdirku.
Aku tak bisa mencintai hakikat cinta ini, aku melihat akhir dari penyesalanku.
Semakin Anda mengatakan itu tidak akan hilang, semakin Anda menghancurkannya seperti sebutir pasir.
Meski hidup sulit, hatiku menyukai duri mawar.
Mencintai, oh mencintaimu, adalah permainan terbesar dalam takdirku.
Aku tak bisa mencintai hakikat cinta ini, aku melihat akhir dari penyesalanku.
Mencintai, oh mencintaimu, adalah permainan terbesar dalam takdirku.
Aku tak bisa mencintai hakikat cinta ini, aku melihat akhir dari penyesalanku.
Jatuh cinta padamu, oh jatuh cinta padamu, adalah tipuan terbesar hati nuraniku.
Kau mengisi seluruh sumurku dengan racun, dan akhirnya kau mengakhiri hidupku.