Lagu lain dari Tuğçe Kandemir
Deskripsi
Vokal, Pemain Terkait: Tuğçe Kandemir
Komposer, Penulis Lirik: Arif Akpınar
Produser: Fedai Tayyar
Lirik dan terjemahan
Asli
Yine yollarda yalnızım. Zaten bir var bir yoktun.
Beni üzen gitmen değil, söylediğin son sözün.
Zaten konuşmaya gerek yok, yıkıl karşımda durma. Şimdi gayet mutlusun.
Allah yukarda unutma! Yine yollarda yalnızım. Zaten bir var bir yoktun.
Beni üzen gitmen değil, söylediğin son sözün.
Zaten konuşmaya gerek yok, yıkıl karşımda durma. Şimdi gayet mutlusun.
Allah yukarda unutma. Yârin aklında başka bir yar var.
Gözde yaş durmaz, sözde yalanlar.
Ah be yar, ah! Gönlünde kim var?
Kahpe yar, aklında kim var?
Yârin aklında başka bir yar var. Gözde yaş durmaz, sözde yalanlar.
Ah be yar, ah! Gönlünde kim var?
Kahpe yar, aklında kim var?
Yine yollarda yalnızım. Zaten bir var bir yoktun.
Beni üzen gitmen değil, söylediğin son sözün.
Zaten konuşmaya gerek yok, yıkıl karşımda durma. Şimdi gayet mutlusun.
Allah yukarda unutma. Yârin aklında başka bir yar var.
Gözde yaş durmaz, sözde yalanlar.
Ah be yar, ah! Gönlünde kim var?
Kahpe yar, aklında kim var? Yârin aklında başka bir yar var.
Gözde yaş durmaz, sözde yalanlar.
Ah be yar, ah! Gönlünde kim var?
Kahpe yar, aklında kim var?
Bizi bize bağlayan, hadi bana ağlayan, şimdi karşımda duvarlar.
Geçmez oldu geceler, dilim seni heceler.
Söyle sensiz geçer mi seneler?
Yârin aklında başka bir yar var. Gözde yaş durmaz, sözde yalanlar.
Ah be yar, ah! Gönlünde kim var?
Kahpe yar, aklında kim var?
Terjemahan bahasa Indonesia
Aku sendirian di jalan lagi. Anda sudah ada di sana dan kemudian Anda tidak ada di sana.
Bukan kepergianmu yang membuatku kesal, melainkan kata terakhir yang kau ucapkan.
Lagipula tidak perlu bicara, jangan berdiri di depanku. Kamu sangat bahagia sekarang.
Jangan lupa Tuhan ada di atas! Aku sendirian di jalan lagi. Anda sudah ada di sana dan kemudian Anda tidak ada di sana.
Bukan kepergianmu yang membuatku kesal, melainkan kata terakhir yang kau ucapkan.
Lagipula tidak perlu bicara, jangan berdiri di depanku. Kamu sangat bahagia sekarang.
Tuhan di atas, jangan lupa. Sang kekasih sedang memikirkan kekasih lain.
Air mata tidak pernah berhenti, itulah yang disebut kebohongan.
Ya ampun, oh! Siapa yang ada di hatimu?
Pelacur, siapa yang ada dalam pikiranmu?
Sang kekasih sedang memikirkan kekasih lain. Air mata tidak pernah berhenti, itulah yang disebut kebohongan.
Ya ampun, oh! Siapa yang ada di hatimu?
Pelacur, siapa yang ada dalam pikiranmu?
Aku sendirian di jalan lagi. Anda sudah ada di sana dan kemudian Anda tidak ada di sana.
Bukan kepergianmu yang membuatku kesal, melainkan kata terakhir yang kau ucapkan.
Lagipula tidak perlu bicara, jangan berdiri di depanku. Kamu sangat bahagia sekarang.
Tuhan di atas, jangan lupa. Sang kekasih sedang memikirkan kekasih lain.
Air mata tidak pernah berhenti, itulah yang disebut kebohongan.
Ya ampun, oh! Siapa yang ada di hatimu?
Pelacur, siapa yang ada dalam pikiranmu? Sang kekasih sedang memikirkan kekasih lain.
Air mata tidak pernah berhenti, itulah yang disebut kebohongan.
Ya ampun, oh! Siapa yang ada di hatimu?
Pelacur, siapa yang ada dalam pikiranmu?
Dinding yang mengikat kami satu sama lain, yang menangisiku, kini menjadi tembok di hadapanku.
Malam tak berujung, lidahku mengejamu.
Katakan padaku, akankah tahun-tahun berlalu tanpamu?
Sang kekasih sedang memikirkan kekasih lain. Air mata tidak pernah berhenti, itulah yang disebut kebohongan.
Ya ampun, oh! Siapa yang ada di hatimu?
Pelacur, siapa yang ada dalam pikiranmu?