Lagu lain dari Pan Savyan
Deskripsi
Dirilis pada: 16-01-2026
Lirik dan terjemahan
Asli
Pamiętasz ten sierpień, który był wyjątkowo ciepły?
Nieprzypadkowy wypadek, żarty w kabriolecie. Słone włosy, mało słów.
Wiem, dlaczego nie ma snu. Ta melodia w muszli od wieczoru do rana.
Słyszę Twój szept, słyszę szum oceanu.
Ta tęsknota mnie zjada na śniadanie, na śniadanie. Na malutkie kawałki kroi mnie miłość.
Ta melodia w muszli daje mi siłę, aby liczyć sekundy do spotkania, do spotkania.
Pamiętasz ten wrzesień, który był wyjątkowo szary?
Na pewno nie lubią nas wskazówki zegara. Wreszcie zbliży się ten dzień.
Wreszcie zbliży się ten dzień, kiedy znów dwa serca będą razem i jeden cień.
Ta melodia w muszli od wieczoru do rana. Słyszę Twój szept, słyszę szum oceanu.
Ta tęsknota mnie zjada na śniadanie, na śniadanie.
Na malutkie kawałki kroi mnie miłość.
Ta melodia w muszli daje mi siłę, aby liczyć sekundy do spotkania, do spotkania.
Na lotnisku szukam Twoich oczu.
W środku pęka coś, choć już nie musi.
Bez słów ściskam Cię najmocniej.
I cichnie w głowie ta. . . Ta melodia w muszli od wieczoru do rana.
Słyszę Twój szept, słyszę szum oceanu.
Ta tęsknota mnie zjada na śniadanie, na śniadanie.
Na malutkie kawałki kroi mnie miłość.
Ta melodia w muszli daje mi siłę, aby liczyć sekundy do spotkania, do spotkania.
Ta melodia w muszli.
Ta melodia, ta melodia.
Ta melodia w muszli. Ta melodia, ta melodia!
Terjemahan bahasa Indonesia
Apakah Anda ingat bulan Agustus yang cuacanya sangat hangat?
Bukan kecelakaan yang disengaja, bercanda di dalam mobil convertible. Rambut asin, sedikit kata.
Saya tahu mengapa tidak bisa tidur. Melodi ini di cangkang dari sore hingga pagi.
Aku mendengar bisikanmu, aku mendengar suara lautan.
Kerinduan ini memakanku untuk sarapan, untuk sarapan. Cinta memotongku menjadi potongan-potongan kecil.
Melodi dalam cangkang ini memberiku kekuatan untuk menghitung detik hingga pertemuan, hingga pertemuan.
Ingat bulan September yang sangat kelabu?
Kita tentu tidak menyukai jarum jam. Hari itu akhirnya semakin dekat.
Harinya akhirnya akan tiba ketika dua hati dan satu bayangan akan bersatu kembali.
Melodi ini di cangkang dari sore hingga pagi. Aku mendengar bisikanmu, aku mendengar suara lautan.
Kerinduan ini memakanku untuk sarapan, untuk sarapan.
Cinta memotongku menjadi potongan-potongan kecil.
Melodi dalam cangkang ini memberiku kekuatan untuk menghitung detik hingga pertemuan, hingga pertemuan.
Di bandara aku mencari matamu.
Ada sesuatu yang pecah di dalam, meskipun itu tidak perlu terjadi lagi.
Tanpa kata-kata, aku memelukmu paling erat.
Dan itu terdiam di kepalaku. . . Melodi ini di cangkang dari sore hingga pagi.
Aku mendengar bisikanmu, aku mendengar suara lautan.
Kerinduan ini memakanku untuk sarapan, untuk sarapan.
Cinta memotongku menjadi potongan-potongan kecil.
Melodi dalam cangkang ini memberiku kekuatan untuk menghitung detik hingga pertemuan, hingga pertemuan.
Melodi ini di dalam cangkang.
Melodi ini, melodi ini.
Melodi ini di dalam cangkang. Melodi ini, melodi ini!