Lagu lain dari Papa Benj
Deskripsi
Penulis Lirik Komposer: Batıkan Memduh Payza
Insinyur: Umut Atakan Özşenol
Produser Studio: Bhan
Lirik dan terjemahan
Asli
Geceler sessizken karanlığı, ama o iğneye kolumda parla.
Kalamadım bu aşkımıza sade.
Söyle bana kalbin nerede? Kaybetmişsin bir yerlerde.
Eee, ya takıldın sürtüklerle, ya yatağındaki piçlerle.
Söyle bana kalbin nerede?
Kaybetmişsin bir yerlerde.
Eee, ya takıldın sürtüklerle, ya yatağındaki piçlerle.
Söyle bana kalbin. . . Bitmedi henüz konuşmam.
Ben seni yanıyor sanardım ama senin kalbin harbiden buzdan. Ya! Mutlu musun bu sonuçtan?
Bıraktım her şeyi geçmişimde ve senin için kaçtım her suçtan. Ya!
Nasıl bir şeytanı bir melek sandım, nasıl da zehirli sözlere kandım. Ama bir tenin farklısdı mahpustan.
Saçların parmaklık gibidi, gözlerin gazdan hatta. Söyle bana aklın nerede?
Ya, benimkisi hala sende.
Drip drip İstanbul çok iyi ama kalbim Aydın'da sende. Bazen uyandığım bir yanda sık ama yanımda başka biriyle.
Ama sen sanmadım onları hiç. Söyle bana kalbin nerede?
Kaybetmişsin bir yerlerde.
Eee, ya takıldın sürtüklerle, ya yatağındaki piçlerle. Ya! Söyle bana kalbin nerede?
Kaybetmişsin bir yerlerde.
Eee, ya takıldın sürtüklerle, ya yatağındaki piçlerle.
Söyle bana kalbin. . .
Terjemahan bahasa Indonesia
Kegelapan saat malam sunyi, namun menyinari jarum di lenganku itu.
Aku tidak bisa tinggal sendirian dalam cinta kita ini.
Katakan dimana hatimu? Anda kehilangannya di suatu tempat.
Ya, kamu bergaul dengan perempuan jalang atau bajingan di tempat tidurmu.
Katakan dimana hatimu?
Anda kehilangannya di suatu tempat.
Ya, kamu bergaul dengan perempuan jalang atau bajingan di tempat tidurmu.
Katakan padaku isi hatimu. . . Aku belum selesai bicara.
Kupikir kamu terbakar, tapi hatimu benar-benar terbuat dari es. Oh! Apakah Anda senang dengan hasil ini?
Aku meninggalkan segalanya di masa laluku dan lari dari setiap kejahatan demi kamu. Oh!
Betapa aku salah mengira iblis sebagai malaikat, betapa aku tertipu oleh kata-kata beracun. Tapi dia berbeda kulit dari tahanan.
Rambutmu seperti jeruji, matamu bahkan terbuat dari gas. Katakan di mana pikiranmu?
Oh, kamu masih punya punyaku.
Tetes tetes Istanbul sangat bagus tapi hatiku bersamamu di Aydın. Terkadang saya sering terbangun di satu sisi, tetapi dengan orang lain di sebelah saya.
Tapi aku tidak pernah mengira mereka adalah kamu. Katakan dimana hatimu?
Anda kehilangannya di suatu tempat.
Ya, kamu bergaul dengan perempuan jalang atau bajingan di tempat tidurmu. Oh! Katakan dimana hatimu?
Anda kehilangannya di suatu tempat.
Ya, kamu bergaul dengan perempuan jalang atau bajingan di tempat tidurmu.
Katakan padaku isi hatimu. . .