Lirik dan terjemahan
Asli
W borze cichym, gdzie mgła się snuje, gdzie rosą świt trawę całuje, stała ona, jeno cień i śpiew.
Złotym warkoczem wiązała mnie, a liści serce drżało w niej, bo nikt nie pyta, bierze swe.
Oj, nie wrócę ja, nie wrócę tam, gdzie ogień gasł, a żar był sam.
Knieja pamięta, ziemia wie, co słowem było, zginie w mgle.
Przyszedł miły z drogi dalekiej, zkurczawą dni, ni sił, ni marzeń.
Rzekł: „Dziewczyno, porzuć żal, czasu nie cofniesz, leć na w dal”.
A ona mówi: „Spójrz mi w oczy, bo prawda boli, a on zły”.
Oj, nie wrócę ja, nie wrócę tam, gdzie noc i dzień doznały kłamstw.
Knieja pamięta, jak ziemia rze, gdy słowo dane w proszek się trze.
Wiatr po polach pieśń rozgłasza.
Nie każda rana się wygasza.
Co raz stracone, straconym trwa, choćbyś tysiąc modlitw znał.
Nie pomoże szept ni znak, gdy wiemy, jak jej brak.
Lepsza cisza, lepszy mrok niż fałszywy wzrok.
Oj, nie wrócę ja, nie wrócę tam, gdzie serce cudze było w nas.
Knieja pamięta, Bóg sam wie, co kłamstwem było, nie skryje się.
A w borze znów zapłonie świt.
Bez niej, bez niego, ale w rytm.
Terjemahan bahasa Indonesia
Di hutan yang sunyi, tempat kabut berputar, tempat fajar yang berembun mencium rerumputan, dia berdiri di sana, hanya bayangan dan nyanyian.
Dia mengikatku dengan kepang emas, dan hatinya bergetar dengan dedaunan, karena tidak ada yang meminta, dia mengambilnya sendiri.
Oh, aku tidak akan kembali, aku tidak akan kembali ke tempat api padam dan bara apinya sendirian.
Knieja ingat, bumi tahu apa kata itu, ia akan menghilang dalam kabut.
Seorang tersayang datang dari perjalanan jauh, setelah berhari-hari penuh sesak, tanpa kekuatan atau impian.
Dia berkata: "Nak, hentikan penyesalan, kamu tidak dapat memutar balik waktu, terbanglah."
Dan dia berkata: "Tatap mataku, karena kebenaran itu menyakitkan dan dia marah."
Oh, aku tidak akan kembali, aku tidak akan kembali ke tempat dimana siang dan malam menderita kebohongan.
Knieja ingat bagaimana bumi bergemuruh ketika kata yang diberikan digiling menjadi bubuk.
Angin menyebarkan lagu melintasi ladang.
Tidak semua luka hilang.
Apa yang pernah hilang tetaplah hilang, meski kamu mengetahui seribu doa.
Bisikan atau isyarat tidak akan membantu bila kita tahu betapa kekurangannya.
Keheningan yang lebih baik, kegelapan yang lebih baik daripada pandangan palsu.
Oh, aku tidak akan kembali, aku tidak akan kembali ke tempat hati orang lain berada di dalam diri kita.
Knieja ingat, entah apa yang bohong, dia tidak akan menyembunyikannya.
Dan fajar akan kembali menyala di hutan.
Tanpa dia, tanpa dia, tapi dalam ritme.