Lagu lain dari Shary-An
Deskripsi
Produser, Pemrogram: Sjoerd de Vries
Penulis Lirik: Shary-An Nivillac
Penulis Lirik: Linde Schöne
Komposer, Penulis Lirik: Sjoerd de Vries
Penulis Lirik: Amina Sahli
Lirik dan terjemahan
Asli
Ik voel de spanning in de lucht. Ben voor het eerst niet op de vlucht.
Wil weten hoe het is.
Ik zet de stappen niet meer terug. Doe aan een ander soort geluk.
Sta klaar voor het begin.
Niemand weet wat morgen geeft, dus zorg maar dat je leeft. Waar het me pijn doet, wil ik naartoe.
Ik wil blijven dansen op het doek. Zolang er nog lucht is, is ademen genoeg.
Waar ik kan breken, daar wil ik heen. Want er is één ding dat ik zeker weet.
Zolang mijn hart schreeuwt, kan ik voelen dat ik leef.
Voelen dat ik leef.
Maar in de roes vond ik mezelf als lang verloren wederhelft.
De breuk maakte me heel.
Niemand weet wat morgen geeft, dus zorg maar dat je leeft.
Waar het me pijn doet, wil ik naartoe. Ik wil blijven dansen op het doek.
Zolang er nog lucht is, is ademen genoeg.
Waar ik kan breken, daar wil ik heen. Want er is één ding dat ik zeker weet.
Zolang mijn hart schreeuwt, kan ik voelen dat ik leef.
Voelen dat ik leef. Oh oh, oh oh.
Voelen dat ik leef.
Oh oh, oh oh.
Waar het me pijn doet, wil ik naartoe. Ik wil blijven dansen op het doek.
Zolang er nog lucht is, zolang er nog lucht is, is ademen genoeg.
Waar ik kan breken, daar wil ik heen. Want er is één ding dat ik zeker weet.
Zolang mijn hart schreeuwt, kan ik voelen dat ik leef. Voelen dat ik leef. Oh oh, oh oh. Voelen dat ik leef.
Oh oh, oh oh.
Voelen dat ik leef!
Terjemahan bahasa Indonesia
Saya merasakan ketegangan di udara. Untuk pertama kalinya aku tidak dalam pelarian.
Ingin tahu seperti apa rasanya.
Saya tidak akan mengambil langkah mundur lagi. Nikmati kebahagiaan yang berbeda.
Bersiaplah untuk memulai.
Tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi besok, jadi pastikan Anda hidup. Ke tempat yang membuatku sakit, aku ingin pergi.
Saya ingin terus menari di atas kanvas. Selama masih ada udara, bernapas saja sudah cukup.
Ke mana saya bisa istirahat, ke situlah saya ingin pergi. Karena ada satu hal yang aku tahu pasti.
Selama hatiku menjerit, aku bisa merasa hidup.
Merasa bahwa saya hidup.
Namun dalam kabut aku mendapati diriku telah lama kehilangan separuh lainnya.
Istirahat membuatku utuh.
Tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi besok, jadi pastikan Anda hidup.
Ke tempat yang membuatku sakit, aku ingin pergi. Saya ingin terus menari di atas kanvas.
Selama masih ada udara, bernapas saja sudah cukup.
Ke mana saya bisa istirahat, ke situlah saya ingin pergi. Karena ada satu hal yang aku tahu pasti.
Selama hatiku menjerit, aku bisa merasa hidup.
Merasa bahwa saya hidup. Oh oh, oh oh.
Merasa bahwa saya hidup.
Oh oh, oh oh.
Ke tempat yang membuatku sakit, aku ingin pergi. Saya ingin terus menari di atas kanvas.
Selama masih ada udara, selama masih ada udara, cukuplah bernapas.
Ke mana saya bisa istirahat, ke situlah saya ingin pergi. Karena ada satu hal yang aku tahu pasti.
Selama hatiku menjerit, aku bisa merasa hidup. Merasa bahwa saya hidup. Oh oh, oh oh. Merasa bahwa saya hidup.
Oh oh, oh oh.
Merasa hidup!