Lagu lain dari Skepsis
Deskripsi
Komposer: Scott Elliott Jenkins
Komposer: Tom Hollings
Komposer: Samuel Brennan
Komposer: Samantha Louise Harper
Penulis Lirik: Skepsis
Penulis Lirik: Kuda Poni Putih
Penulis Lirik: Sam Harper
Lirik dan terjemahan
Asli
Don't show up, I don't wanna talk no more.
Bitches talk about how you do it on the floor. Baby, I won't let you disrespect me, no. So I close the door.
Hold your tongue, don't let your lips do the saying.
You act like it was me that got you played. If only I could make stuff coming down. Now walk away.
Far too long, you've been playing with my emotions, baby.
Yeah, you did me wrong, but you got a problem with devotion.
Oh, but that's okay.
I cry one last tear for you, then I'll be living in the back of your head.
I cry one last tear for you, for you, for you. Far too long, you've been playing with my emotions, baby.
Yeah, you did me wrong, but you got a problem with devotion.
Oh, but that's okay. I cry one last tear for you, then I'll be living in the back of your head.
I cry one last tear for you. I'll be the somebody you never forget.
-Yeah.
-And I'll be the somebody you'll never forget. I'll be the somebody you'll never forget. Yeah.
I'll be the somebody you'll never forget.
I'll be the somebody you'll never forget.
Far too long, you've been playing with my emotions, baby.
Yeah, you did me wrong, but you got a problem with devotion. Oh, but that's okay.
I cry one last tear for you, then I'll be living in the back of your head.
I cry one last tear for you, for you, for you.
Go! Far too long, you've been playing with my emotions, baby.
Yeah, you did me wrong, but you got a problem with devotion. Oh, but that's okay.
I cry one last tear for you, then I'll be living in the back of your head.
I cry one last tear for you. I'll be the somebody you never forget.
Terjemahan bahasa Indonesia
Jangan muncul, aku tidak mau bicara lagi.
Pelacur berbicara tentang bagaimana Anda melakukannya di lantai. Sayang, aku tidak akan membiarkanmu tidak menghormatiku, tidak. Jadi saya menutup pintu.
Tahan lidahmu, jangan biarkan bibirmu yang berkata.
Kamu bertingkah seolah-olah akulah yang mempermainkanmu. Kalau saja aku bisa membuat semuanya turun. Sekarang pergilah.
Sudah terlalu lama kamu mempermainkan emosiku, sayang.
Ya, kamu melakukan kesalahan padaku, tapi kamu punya masalah dengan pengabdian.
Oh, tapi tidak apa-apa.
Aku menangis untuk terakhir kalinya untukmu, maka aku akan tinggal di belakang kepalamu.
Aku menangis untuk terakhir kalinya untukmu, untukmu, untukmu. Sudah terlalu lama kamu mempermainkan emosiku, sayang.
Ya, kamu melakukan kesalahan padaku, tapi kamu punya masalah dengan pengabdian.
Oh, tapi tidak apa-apa. Aku menangis untuk terakhir kalinya untukmu, maka aku akan tinggal di belakang kepalamu.
Aku menangis untuk terakhir kalinya untukmu. Aku akan menjadi seseorang yang tidak akan pernah kamu lupakan.
-Ya.
-Dan aku akan menjadi seseorang yang tidak akan pernah kamu lupakan. Aku akan menjadi seseorang yang tidak akan pernah kamu lupakan. Ya.
Aku akan menjadi seseorang yang tidak akan pernah kamu lupakan.
Aku akan menjadi seseorang yang tidak akan pernah kamu lupakan.
Sudah terlalu lama kamu mempermainkan emosiku, sayang.
Ya, kamu melakukan kesalahan padaku, tapi kamu punya masalah dengan pengabdian. Oh, tapi tidak apa-apa.
Aku menangis untuk terakhir kalinya untukmu, maka aku akan tinggal di belakang kepalamu.
Aku menangis untuk terakhir kalinya untukmu, untukmu, untukmu.
Pergi! Sudah terlalu lama kamu mempermainkan emosiku, sayang.
Ya, kamu melakukan kesalahan padaku, tapi kamu punya masalah dengan pengabdian. Oh, tapi tidak apa-apa.
Aku menangis untuk terakhir kalinya untukmu, maka aku akan tinggal di belakang kepalamu.
Aku menangis untuk terakhir kalinya untukmu. Aku akan menjadi seseorang yang tidak akan pernah kamu lupakan.