Lagu lain dari Lolo Zouaï
Deskripsi
Asisten Insinyur Mastering: Katie Harvey
Asisten Insinyur Mastering: Noah McCorkle
Mastering Engineer: Dikuasai oleh Dale Becker di Becker Mastering (Pasadena, CA)
Mixing Engineer: Dicampur oleh Fab Dupont di Flux Studios, New York, NY
Produser: Joey Wunsch
Produser: Al von Staats
Insinyur Suara: Joey Wunsch
Insinyur Suara: Lolo Zouaï
Insinyur Vokal: Lolo Zouaï
Insinyur Vokal: Al Von Staats
Komposer: Lolo Zouaï
Komposer: Joey Wunsch
Lirik dan terjemahan
Asli
Holding on to who
I was before, before I lost you.
I'm holding on to who
I was before, before I lost you.
Scared of being honest with myself.
Tired of always blaming someone else.
And I've been smoking like I don't care 'bout myself.
'Cause either way, life ain't fair, so fuck it, might as well.
Lately, I've been looking back instead of forward, getting lost inside a photo, we were laughing in the Rover.
Now I can't help but look around to find a reason, overdose on dopamine, waiting for a double meaning.
Yeah, lately, I've been holding on to who I was before, before I lost you.
I'm holding on to who
I was before, before I lost you.
I left my heart in a place that I can't go back to.
I dyed my hair rose pink to feel like I have you. I don't wanna know what it means to let go, but I do.
Yeah, I left my heart in a place that I can't go back to.
Lately, I've been catching Z's and counting zeros.
Hard to be with the mirror, try my best to see it clear, but
I can't help but getting lost in memories. I'm overdosing on reveries.
I feel closer when I'm dreaming. Lately, I've been holding on to who
I was before, before I lost you.
I'm holding on to who
I was before, before I lost you.
I try, but not enough, can't keep my guard up. Unravel, spiral,
I come undone.
But if I close my eyes, I'm holding on to you, you, you. Holding on to who
I was before, before I lost you.
I'm holding on to who I was before, before I lost you.
Holding on, I'm holding on, I'm holding on to who
I was.
Holding on, I'm holding on to you.
Terjemahan bahasa Indonesia
Berpegang pada siapa
Aku dulu, sebelum aku kehilanganmu.
Aku berpegang pada siapa
Aku dulu, sebelum aku kehilanganmu.
Takut jujur pada diri sendiri.
Bosan selalu menyalahkan orang lain.
Dan saya telah merokok seolah-olah saya tidak peduli dengan diri saya sendiri.
Karena bagaimanapun juga, hidup ini tidak adil, jadi persetan saja.
Akhir-akhir ini, aku lebih melihat ke belakang, bukannya ke depan, tersesat di dalam foto, kami tertawa di dalam Rover.
Sekarang mau tak mau aku melihat sekeliling untuk mencari alasannya, overdosis dopamin, menunggu makna ganda.
Ya, akhir-akhir ini, aku mempertahankan diriku yang dulu, sebelum aku kehilanganmu.
Aku berpegang pada siapa
Aku dulu, sebelum aku kehilanganmu.
Aku meninggalkan hatiku di tempat yang tak bisa kukembalikan lagi.
Aku mengecat rambutku menjadi merah jambu agar aku merasa seperti memilikimu. Aku tidak ingin tahu apa artinya melepaskan, tapi aku tahu.
Ya, aku meninggalkan hatiku di tempat yang aku tidak bisa kembali lagi.
Akhir-akhir ini, saya menangkap huruf Z dan menghitung angka nol.
Sulit berada di depan cermin, cobalah yang terbaik untuk melihatnya dengan jelas, tapi
Mau tak mau aku tersesat dalam kenangan. Aku overdosis dalam lamunan.
Saya merasa lebih dekat ketika saya sedang bermimpi. Akhir-akhir ini, aku berpegang pada siapa
Aku dulu, sebelum aku kehilanganmu.
Aku berpegang pada siapa
Aku dulu, sebelum aku kehilanganmu.
Aku mencoba, tapi tidak cukup, tidak bisa menjaga kewaspadaanku. Terurai, spiral,
Aku datang dibatalkan.
Tapi jika aku menutup mataku, aku berpegangan padamu, kamu, kamu. Berpegang pada siapa
Aku dulu, sebelum aku kehilanganmu.
Aku mempertahankan diriku yang dulu, sebelum aku kehilanganmu.
Bertahan, aku berpegang pada, aku berpegang pada siapa
saya dulu.
Bertahanlah, aku berpegangan padamu.