Lirik dan terjemahan
Asli
Bulursun elbet birilerini.
Denedim ama güvenmedim ki canım.
Alıştım duvarlarına, ben de öyle gidip delirmedim. Gel de gör şu halimi, bir sorsan nasılım?
Kalmaz hiç mecalimiz, bir yerde nasılım?
Tamam, gönlümüze bin parça, bin dert yazılıp sende kalmaz akıllı.
Güvenmedin bir gün bana.
Yanar öyle hep canım yavaş yavaş. Geçer mi sarılmadan?
Bekler misin bir gün daha?
Bağırmışım tek seni avaz avaz.
Otur konuş acıtmadan.
Yalan olur, yanına kalmaz.
Bir daha asla adımı anma. Seninle olmazdı, gülerim ben her şeye.
Bu hayal dünya, ben de takılmışım gerçeğe. Ellerimden tutar mısın? Bugün biraz fazla yalnızım.
Tamam, söyle anlatsınlar sana her şeyi.
Konuşmadım kimseyle, kendimi kapatmışım. Kapattım gözlerimi, göremedim gerçeği.
Hakim Bey, kes cezamı. Söyle nerede yanlış yapmışım?
Tamam bir tanem, suçum bir tek sende kalmışım. Yalan değil söyledim ben, sensin en büyük yanlışım.
Sanırım sende biraz şanssızım.
Güvenmedin bir gün bana. Yanar öyle hep canım yavaş yavaş.
Geçer mi sarılmadan?
Bekler misin bir gün daha?
Bağırmışım tek seni avaz avaz. Otur konuş acıtmadan.
Terjemahan bahasa Indonesia
Tentu saja Anda akan menemukan seseorang.
Aku sudah mencoba tapi aku tidak percaya, sayang.
Saya sudah terbiasa dengan dindingnya, jadi saya tidak menjadi gila seperti itu. Datang dan temui aku, jika kamu bertanya bagaimana keadaanku?
Kami tidak pernah terjebak, bagaimana kabar saya di suatu tempat?
Baiklah, cerdas, seribu keping dan seribu masalah tertulis di hati kami dan tidak tinggal bersamamu.
Suatu hari kamu tidak percaya padaku.
Jiwaku selalu terbakar, perlahan. Apakah tidak apa-apa tanpa pelukan?
Bisakah kamu menunggu satu hari lagi?
Aku hanya meneriakimu sekeras-kerasnya.
Duduk dan berbicara tanpa menyakiti.
Itu bohong, dia tidak akan lolos begitu saja.
Jangan pernah menyebut namaku lagi. Itu tidak akan terjadi padamu, aku akan menertawakan semuanya.
Ini adalah dunia mimpi, dan aku terjebak dengan kenyataan. Bisakah kamu memegang tanganku? Aku sedikit kesepian hari ini.
Oke, suruh mereka menceritakan semuanya padamu.
Saya tidak berbicara dengan siapa pun, saya menutup diri. Aku memejamkan mata, aku tidak bisa melihat kebenarannya.
Hakim, hukumanlah aku. Katakan di mana kesalahanku?
Baiklah sayangku, salahku hanya terletak padamu. Sudah kubilang jangan bohong, kamu adalah kesalahan terbesarku.
Kurasa aku sedikit kurang beruntung denganmu.
Suatu hari kamu tidak percaya padaku. Jiwaku selalu terbakar, perlahan.
Apakah tidak apa-apa tanpa pelukan?
Bisakah kamu menunggu satu hari lagi?
Aku hanya meneriakimu sekeras-kerasnya. Duduk dan berbicara tanpa menyakiti.