Lagu lain dari Dedublüman
Lagu lain dari Teoman
Deskripsi
Produser: Teoman
Insinyur Utama: Alen Konakoğlu
Insinyur Pencampur: Mustafa Yavuz
Instrumentalis: Kurthan Sarpkaya
Instrumentalis: Mustafa Yavuz
Instrumentalis: Çağrı Çelik
Instrumentalis: Kıvanç Kumlu
Instrumentalis: Besim Tali
Instrumentalis: Hazar Altın
Anggota Paduan Suara: Çağrı Çelik
Anggota Paduan Suara: Besim Tali
Anggota Paduan Suara: Hazar Altın
Komposer: Fazlı Teoman Yakupoğlu
Penulis Lirik: Fazlı Teoman Yakupoğlu
Arranger: Kurthan Sarpkaya
Arranger: Mustafa Yavuz
Lirik dan terjemahan
Asli
Saatim yok. Tam olarak bilemem.
Biraz birer bina şarap önceydi. Nasıl oluyor?
Vakit bir türlü geçmezken yıllar, hayatlar geçiyor.
Kayıp bir bavul gibiyim havaalanında.
Ya da boş bir yüzme havuzu sonbaharda.
Çok mu ayıp hâlâ mutluluk istemek?
Neyse zaten hiç halim yok. Bugün benim doğum günüm.
Hem sarhoşum hem yaslıyım. Bir bar taburesi üstünde babamın öldüğü yaşlarım.
Bugün benim doğum günüm. Kelimeler büyüyor ağzımda.
Bildiğim tüm hayatlar paramparça, paramparça.
Paramparça, paramparça.
Takatim yok. Yine de telefona sarıldım.
Son bir özür için tüm sevdiğim kadınlardan aradım.
Mesajlar çıktı, kapattım. Tele sekretere konuşamayanlardanım.
Bugün benim doğum günüm. Hem sarhoşum hem yaslıyım.
Bir bar taburesi üstünde babamın öldüğü yaşlarım. Bugün benim doğum günüm.
Kelimeler büyüyor ağzımda.
Bildiğim tüm hayatlar paramparça, paramparça. Paramparça, paramparça. Paramparça, paramparça.
Paramparça, paramparça.
Terjemahan bahasa Indonesia
Saya tidak punya jam tangan. Saya tidak tahu persisnya.
Itu terjadi beberapa waktu yang lalu. Bagaimana kabarnya?
Sementara waktu tidak berlalu, tahun dan kehidupan terus berlalu.
Aku seperti koper yang hilang di bandara.
Atau kolam renang yang kosong di musim gugur.
Apakah sayang jika masih menginginkan kebahagiaan?
Lagi pula, aku sedang tidak mood. Hari ini adalah hari ulang tahunku.
Aku mabuk sekaligus sedih. Usia ketika ayahku meninggal, duduk di kursi bar.
Hari ini adalah hari ulang tahunku. Kata-kata itu tumbuh di mulutku.
Semua kehidupan yang saya tahu hancur, hancur.
Hancur, hancur.
Saya tidak punya kekuatan. Tetap saja, aku meraih teleponnya.
Saya menelepon semua wanita yang saya cintai untuk permintaan maaf terakhir.
Pesan muncul, saya menutupnya. Saya salah satu dari orang-orang yang tidak dapat berbicara ke mesin penjawab.
Hari ini adalah hari ulang tahunku. Aku mabuk sekaligus sedih.
Usia ketika ayahku meninggal, duduk di kursi bar. Hari ini adalah hari ulang tahunku.
Kata-kata itu tumbuh di mulutku.
Semua kehidupan yang saya tahu hancur, hancur. Hancur, hancur. Hancur, hancur.
Hancur, hancur.