Lirik dan terjemahan
Asli
Ahtım var.
Beni bıraktığın o garip evde. Gül bitmedi vurduğun yerde. Sırtımda hatıranla.
Ahtım var. Ne git diyebiliyorum ne de kal.
Her yara bir savaşın iziyse bu sefer kim kazanır? Ne yazık katilimi tanıyorum.
Ruh ölü, beden can çekişiyor. Duvarlar ördüm, çıkamıyorum. Kimseler de içeri giremiyor.
Ben ne prangalar eskittim. Hoş zaten sebebi de sendin. Bak bizi getirdiğin hale.
Onsuz yaşayamam dediğimden bir anıya dönüştün.
Yeter bir gülüşün. Bu değil ilk ölüşüm. Olsun canın sağ olsun.
Kalbim bir mezarlık. Sana en güzel yeri ayırdım. Ben bildiğim sularda boğuldum.
Yılana değil, denize sarıldım. Bir elveda değil, el veda. Sen bana zehir, ben edama.
Dağıttın beni toparlayamadım. Sarılmamız çok zor bu defa.
Senin yüzünden nefret ediyorum, senin yüzünden.
Bir özür borçlusun şu garip gençliğimden. Ahtım var. Beni bıraktığın o garip evde.
Gül bitmedi vurduğun yerde. Sırtımda hatıranla.
Ahtım var. Ne git diyebiliyorum ne de kal.
Her yara bir savaşın iziyse bu sefer kim kazanır? Ahtım var.
Beni bıraktığın o garip evde. Gül bitmedi vurduğun yerde. Sırtımda hatıranla.
Ahtım var. Ne git diyebiliyorum ne de kal.
Her yara bir savaşın iziyse bu sefer kim kazanır?
Terjemahan bahasa Indonesia
Saya punya sumpah.
Di rumah aneh tempat kau meninggalkanku. Mawar tidak tumbuh di tempat Anda memukulnya. Dengan ingatanmu di punggungku.
Saya punya sumpah. Saya tidak bisa mengatakan pergi atau tinggal.
Jika setiap luka adalah bekas perang, siapa yang akan menang kali ini? Sayangnya, saya tahu pembunuh saya.
Jiwa sudah mati, tubuh sedang sekarat. Saya membangun tembok, saya tidak bisa keluar. Tidak ada yang bisa masuk.
Belenggu apa yang telah saya pakai? Ya, kamulah alasannya. Lihatlah apa yang telah Anda bawa kepada kami.
Kamu berubah menjadi kenangan yang aku bilang aku tidak bisa hidup tanpanya.
Satu senyuman saja sudah cukup. Ini bukan kematian pertamaku. Terima kasih banyak.
Hatiku adalah kuburan. Aku sudah memesan tempat terbaik untukmu. Saya tenggelam di perairan yang saya tahu.
Aku memeluk laut, bukan ularnya. Ini bukan perpisahan, ini perpisahan. Kamu adalah racun bagiku, aku edama.
Anda mencerai-beraikan saya, saya tidak bisa menyatukannya. Sangat sulit bagi kami untuk berpelukan kali ini.
Aku membencinya karena kamu, karena kamu.
Anda berhutang maaf kepada masa muda saya yang aneh. Saya punya sumpah. Di rumah aneh tempat kau meninggalkanku.
Mawar tidak tumbuh di tempat Anda memukulnya. Dengan ingatanmu di punggungku.
Saya punya sumpah. Saya tidak bisa mengatakan pergi atau tinggal.
Jika setiap luka adalah bekas perang, siapa yang akan menang kali ini? Saya punya sumpah.
Di rumah aneh tempat kau meninggalkanku. Mawar tidak tumbuh di tempat Anda memukulnya. Dengan ingatanmu di punggungku.
Saya punya sumpah. Saya tidak bisa mengatakan pergi atau tinggal.
Jika setiap luka adalah bekas perang, siapa yang akan menang kali ini?