Lagu lain dari Bruce Springsteen
Deskripsi
Produser, Vokal, Pemain Terkait, Gitar: Bruce Springsteen
Penulis Lirik, Komposer: B. Springsteen
Insinyur Perekaman: Mike Batlin
Insinyur Master: Dennis King
Insinyur Utama: Bob Ludwig
Insinyur Utama: Steve Marcussen
Lirik dan terjemahan
Asli
Last night I dreamed that
I was a child.
Out where the pines grow wild and tall.
I was trying to make it home through the forest before the darkness falls.
I heard the wind rustling through the trees and ghostly voices rose from the fields.
I ran with my heart pounding down that broken path with the devil snapping at my heels.
I broke through the trees and there in the night, my father's house stood shining hard and bright.
The branches and brambles tore my clothes and scratched my arms, but I ran 'til I fell, shaking in his arms.
I woke and I imagined the hard things that pulled us apart will never again, sir, tear us from each other's hearts.
I got dressed and to that house
I did ride.
From out on the road, I could see its windows shining light.
I walked up the steps and stood on the porch.
A woman I didn't recognize came and spoke to me through a chain door.
I told her my story and who I'd come for.
She said, "I'm sorry, son, but no one by that name lives here anymore. "
My father's house shines hard and bright.
It stands like a beacon calling me in the night.
Calling and calling, so cold and alone.
Shining 'cross this dark highway where our sins lie unatoned.
Terjemahan bahasa Indonesia
Tadi malam aku memimpikan hal itu
Saya masih kecil.
Di tempat pohon-pohon pinus tumbuh liar dan tinggi.
Saya mencoba untuk pulang melalui hutan sebelum kegelapan turun.
Aku mendengar angin bertiup melalui pepohonan dan suara-suara hantu terdengar dari ladang.
Aku berlari dengan jantung berdebar-debar menyusuri jalan rusak itu dengan iblis yang membentak di belakangku.
Aku menerobos pepohonan dan di sana pada malam hari, rumah ayahku berdiri bersinar terang dan terang.
Cabang-cabang dan semak berduri merobek pakaianku dan menggores lenganku, tapi aku berlari hingga aku terjatuh, gemetaran dalam pelukannya.
Aku terbangun dan aku membayangkan hal-hal sulit yang memisahkan kita tidak akan pernah lagi, tuan, memisahkan kita dari hati satu sama lain.
Saya berpakaian dan ke rumah itu
Saya memang berkendara.
Dari luar jalan, saya bisa melihat jendela-jendelanya bersinar terang.
Aku menaiki tangga dan berdiri di teras.
Seorang wanita yang tidak saya kenali datang dan berbicara kepada saya melalui pintu berantai.
I told her my story and who I'd come for.
Dia berkata, “Maafkan aku, Nak, tapi tak seorang pun dengan nama itu tinggal di sini lagi.”
Rumah ayahku bersinar terang dan terang.
Ia berdiri seperti suar yang memanggilku di malam hari.
Menelepon dan menelepon, begitu dingin dan sendirian.
Bersinar 'menyeberangi jalan raya yang gelap ini dimana dosa-dosa kita belum terhapuskan.