Lagu lain dari sanah
Deskripsi
Komposer Penulis Lirik, Vokalis : sanah
Insinyur Pencampur, Produser, Komposer Penulis Lirik: Jakub Galiński
Insinyur Utama: Jacek Gawłowski
Lirik dan terjemahan
Asli
Był taki czas, że zabolało raz. Ty zniknąłeś, gdy się stało jasno.
Słuchałam łez. Nie obeszło się bez. Czułam, jak dookoła gwiazdy gasną.
Mówiłeś mi. Do końca moich dni będą wciąż unosić się amory.
Pięścią o stół. Nie mogłam dłużej już. Musiałam sobie pójść.
No sorry.
Niby okej.
Powinno być mi lżej, gdy tu wszędzie tylko przyjaciele.
By złapać tlen uciekam sobie hen, gdzie w szampanie ciągle są kąpiele.
Trochę mi wstyd na każdą małą myśl, gdy wspominam smutne te wieczory.
Nie mam gdzie iść. Nie działa na mnie nic. Tak już musi być. No sorry.
I wołają mnie, i wołają mnie.
Te wspomnienia w mojej głowie nie przestają tańczyć. I wołają mnie, i wołają mnie.
Mówią, że ja nigdy, nigdy nic nie będę znaczyć. I wołają mnie, i wołają mnie.
Te wspomnienia w mojej głowie nie przestają tańczyć.
I wołają mnie, i wołają mnie. Mówią, że ja nigdy, nigdy nic nie będę znaczyć.
Nigdy nic nie będę znaczyć.
I wołają mnie, i wołają mnie.
Te wspomnienia w mojej głowie nie przestają tańczyć. I wołają mnie, i wołają mnie.
Mówią, że ja nigdy, nigdy nic nie będę znaczyć. I wołają mnie, i wołają mnie.
Te wspomnienia w mojej głowie nie przestają tańczyć.
I wołają mnie, i wołają mnie. Mówią, że ja nigdy, nigdy nic nie będę znaczyć. Nigdy nic nie będę znaczyć.
Nigdy nic nie będę znaczyć. Nigdy nic nie będę znaczyć.
Nigdy nic nie będę znaczyć.
Terjemahan bahasa Indonesia
Ada suatu masa ketika itu menyakitkan sekali. Kamu menghilang saat hari mulai terang.
Saya mendengarkan air mata. Itu tidak akan terjadi tanpanya. Aku merasakan bintang-bintang bersinar disekelilingku.
Kamu memberitahuku. Hingga akhir hayatku, masih akan ada cinta.
Tinju di atas meja. Saya tidak tahan lagi. Saya harus pergi.
Ya, maaf.
Seharusnya oke.
Seharusnya lebih mudah bagiku ketika hanya ada teman dimana-mana.
Untuk mendapatkan oksigen, saya pergi ke tempat yang selalu ada pemandian sampanye.
Saya merasa sedikit malu dengan setiap pemikiran kecil ketika saya mengingat malam yang menyedihkan itu.
Saya tidak punya tempat tujuan. Tidak ada yang berhasil untuk saya. Memang seharusnya begitu. Ya, maaf.
Dan mereka menelepon saya, dan mereka menelepon saya.
Kenangan ini terus menari-nari di kepalaku. Dan mereka menelepon saya, dan mereka menelepon saya.
Mereka bilang aku tidak akan pernah berarti apa-apa. Dan mereka menelepon saya, dan mereka menelepon saya.
Kenangan ini terus menari-nari di kepalaku.
Dan mereka menelepon saya, dan mereka menelepon saya. Mereka bilang aku tidak akan pernah berarti apa-apa.
Aku tidak akan pernah bermaksud apa pun.
Dan mereka menelepon saya, dan mereka menelepon saya.
Kenangan ini terus menari-nari di kepalaku. Dan mereka menelepon saya, dan mereka menelepon saya.
Mereka bilang aku tidak akan pernah berarti apa-apa. Dan mereka menelepon saya, dan mereka menelepon saya.
Kenangan ini terus menari-nari di kepalaku.
Dan mereka menelepon saya, dan mereka menelepon saya. Mereka bilang aku tidak akan pernah berarti apa-apa. Aku tidak akan pernah bermaksud apa pun.
Aku tidak akan pernah bermaksud apa pun. Aku tidak akan pernah bermaksud apa pun.
Aku tidak akan pernah bermaksud apa pun.