Lagu lain dari sanah
Deskripsi
02.00 (prod. Arkadiusz) · sanah
Komposer Penulis Lirik, Vokalis : sanah
Produser, Insinyur Pencampur: Arkadiusz
Insinyur Utama: Jacek Gawłowski
Komposer: Tom Martin
Komposer: Edward Leithead-Docherty
Penulis lirik: Magdalena Wójcik
Lirik dan terjemahan
Asli
Nie wiem, czy to miało sens hulać tak, hulać tak kolejny raz.
Carpe diem z dnia na dzień, a potem szach, cicho szach, cicho szach.
Sorka za ten telefon dzisiaj o drugiej w nocy. Tylko chciałam pomocy.
O, o, o, o, o, o, o pomocy. O, o, o, o, o, o.
Mogłam mówić co myślę na cały głos.
Mogłam nie brać do siebie, gdy za nim płacz. Mogłam trzymać cię mocniej, gdy chciałeś iść.
Mogłam tak.
Mogłam tak.
Mogłam wziąć cię do tańca ostatni raz i obiecać, że parkiet jest tylko nasz.
Teraz jakoś magicznie chce wracać czas. Mogłam tak. Mogłam tak. Mogłam tak.
Jakoś magicznie.
Jakoś magicznie.
Czemu jak ktoś nie wróci, to wraca znów? Wraca znów.
Wraca znów. Czemu po tej stronie rzeki jest już tęsknięciutko?
Tęsknięciutko. Tęsknięciutko.
Sorka za ten telefon dzisiaj o drugiej w nocy. Tylko chciałam pomocy. O, o, o, o, o, o, o pomocy.
O, o, o, o, o, o.
Mogłam mówić co myślę na cały głos.
Mogłam nie brać do siebie, gdy za nim płacz.
Mogłam trzymać cię mocniej, gdy chciałeś iść. Mogłam tak.
Mogłam tak.
Mogłam wziąć cię do tańca ostatni raz i obiecać, że parkiet jest tylko nasz. Teraz jakoś magicznie chce wracać czas. Mogłam tak. Mogłam tak.
Mogłam tak.
Jakoś magicznie.
Jakoś magicznie. Szkoda, że puściłam cię. Nie chciałam tak. Nie chciałam tak.
Chciałam tak. Nie chciałam tak. Chciałam tak.
Nie chciałam tak. Chciałam tak. Nie chciałam tak.
Chciałam tak.
Terjemahan bahasa Indonesia
Saya tidak tahu apakah masuk akal untuk berpesta seperti itu, berpesta seperti itu lagi.
Carpe diem dari satu hari ke hari berikutnya, lalu periksa, periksa dengan tenang, periksa dengan tenang.
Maaf untuk panggilan jam 2 pagi hari ini. Saya hanya ingin bantuan.
Oh, oh, oh, oh, oh, tolong. Oh, oh, oh, oh, oh.
Saya bisa mengutarakan pikiran saya dengan lantang.
Aku tidak bisa tersinggung ketika aku menangis untuknya. Aku bisa saja memelukmu lebih erat saat kamu ingin pergi.
Saya bisa melakukan itu.
Saya bisa melakukan itu.
Aku bisa saja mengajakmu berdansa untuk terakhir kalinya dan berjanji bahwa lantai dansa itu milik kita sendiri.
Kini entah bagaimana, secara ajaib, waktu ingin kembali. Saya bisa melakukan itu. Saya bisa melakukan itu. Saya bisa melakukan itu.
Entah bagaimana ajaib.
Entah bagaimana ajaib.
Mengapa jika seseorang tidak kembali, dia kembali lagi? Dia kembali lagi.
Dia kembali lagi. Mengapa ada begitu banyak nostalgia di sisi sungai ini?
Aku merindukanmu. Aku merindukanmu.
Maaf untuk panggilan jam 2 pagi hari ini. Saya hanya ingin bantuan. Oh, oh, oh, oh, oh, tolong.
Oh, oh, oh, oh, oh.
Saya bisa mengutarakan pikiran saya dengan lantang.
Aku tidak bisa tersinggung ketika aku menangis untuknya.
Aku bisa saja memelukmu lebih erat saat kamu ingin pergi. Saya bisa melakukan itu.
Saya bisa melakukan itu.
Aku bisa saja mengajakmu berdansa untuk terakhir kalinya dan berjanji bahwa lantai dansa itu milik kita sendiri. Kini entah bagaimana, secara ajaib, waktu ingin kembali. Saya bisa melakukan itu. Saya bisa melakukan itu.
Saya bisa melakukan itu.
Entah bagaimana ajaib.
Entah bagaimana ajaib. maafkan aku, aku membiarkanmu pergi. Aku tidak bermaksud seperti itu. Aku tidak bermaksud seperti itu.
Saya menginginkannya seperti itu. Aku tidak bermaksud seperti itu. Saya menginginkannya seperti itu.
Aku tidak bermaksud seperti itu. Saya menginginkannya seperti itu. Aku tidak bermaksud seperti itu.
Saya menginginkannya seperti itu.