Lagu lain dari Ultimo
Deskripsi
Komposer: Niccolò Moriconi
Penulis lirik: Niccolò Moriconi
Lirik dan terjemahan
Asli
Come stai o come sto?
Non me lo chiedi da un po' di anni.
Hai ancora quella fissa tua che quando ridi a volte dopo piangi un po'.
Come stai o come sto?
Sono passati già dieci anni.
Hai ancora quella fissa tua che ti fa avere sempre gli occhi stanchi un po'.
Che vuoi sapere cosa penso? A volte a casa rido e penso a te.
E tu mi dici: è strano farlo.
Sì, forse è vero, eppure poi vabbè, mi fa tornare a te, mi fa tornare a te.
Uo oh oh oh.
Come stai o come sto?
C'è sempre freddo nel tuo cuore.
Come si fa e come si può farti del male ed io l'ho fatto e come!
Io l'ho fatto e come!
Oh.
E vuoi sapere cosa sento?
Che vivo ancora con le fisse mie, tipo che dormo e tipo a volte mi sveglio, rimango intrappolato nelle nostalgie, le sento ancora mie, le sento ancora. Come stai?
Dai, non si può. Siamo soltanto un gioco di parole.
L'amore sai a volte può lasciare sempre un posto dentro al cuore.
Mi fa tornare a te, mi fa tornare, mi fa tornare a te, mi fa tornare.
Sì!
Mi fa tornare a te.
Oh, mi fa tornare a te.
Terjemahan bahasa Indonesia
Bagaimana kabarmu atau bagaimana kabarku?
Anda belum menanyakan hal itu kepada saya selama beberapa tahun.
Anda masih memiliki obsesi bahwa ketika Anda tertawa terkadang Anda menangis sedikit setelahnya.
Bagaimana kabarmu atau bagaimana kabarku?
Sepuluh tahun telah berlalu.
Kamu masih memiliki obsesi yang selalu membuat matamu sedikit lelah.
Apa yang ingin Anda ketahui menurut saya? Terkadang di rumah aku tertawa dan memikirkanmu.
Dan Anda memberi tahu saya: aneh melakukan ini.
Ya, mungkin itu benar, tapi oh baiklah, itu membuatku kembali padamu, itu membuatku kembali padamu.
Oh oh oh oh.
Bagaimana kabarmu atau bagaimana kabarku?
Selalu ada rasa dingin di hatimu.
Bagaimana melakukannya dan bagaimana hal itu dapat menyakiti Anda dan saya melakukannya dan bagaimana caranya!
Saya melakukannya dan bagaimana caranya!
Oh.
Dan apakah kamu ingin tahu apa yang aku rasakan?
Bahwa aku masih hidup dengan obsesi-obsesiku, seperti aku tidur dan kadang terbangun, aku terjebak dalam nostalgia, aku masih merasakannya sebagai milikku, aku masih merasakannya. Apa kabarmu?
Ayolah, kamu tidak bisa. Kami hanya permainan kata-kata.
Tahukah kamu cinta terkadang selalu meninggalkan tempat di dalam hati.
Itu membuatku kembali padamu, itu membuatku kembali, itu membuatku kembali padamu, itu membuatku kembali.
Ya!
Itu membuatku kembali padamu.
Oh, itu membawaku kembali padamu.