Lirik dan terjemahan
Asli
-Dokąd ty znowu jedziesz? -Ja już sam nie wiem.
-A wrócisz?
-Ja lubię jeździć po nocach tak sobie długo, bez celu i wtedy słuchać muzyki. To na mnie działa jak serum.
Lubię jak światła na drodze są całe pomarańczowe.
Lubię, gdy zaczyna świtać i świat się budzi do życia. Kiedy zaczyna padać, beton oddaje zapach. Nagle nastaje cisza.
Znowu wiem, że oddycham. Mija kolejna godzina, przede mną pusta ulica.
Czuję się, jakbym nie istniał, a cały świat się zatrzymał. Wiesz, mijam inny świat. Jadę ulicą.
Każda minuta to dreszcz.
-Dokąd ty znowu jedziesz?
-Zakładam słuchawki, a to miasto sprawia, -że wierzymy w sen. -A wrócisz?
Mijam inny świat. Jadę ulicą. Każda minuta to dreszcz.
Zakładam słuchawki, a to miasto sprawia, że wierzymy w sen.
Pamiętam zapach benzyny, kiedy podjeżdżam na stację albo jak niebo jest złote i spokój, gdy tracę z zasięg.
Na chwilę nie ma mnie tutaj. Myślę tylko o trasie. I nagle zachwyca widok, gdy jadę w górę zygzakiem.
Ostatnio cały czas czuję, jakby cały czas, ej, cały czas się zatrzymał.
Ostatnio cały czas czuję, jakby cały czas, ej, cały czas się zatrzymał.
Mijam inny świat. Jadę ulicą. Każda minuta to dreszcz.
-Dokąd ty znowu jedziesz?
-Zakładam słuchawki, a to miasto sprawia, że wierzymy w sen.
-A wrócisz? -Mijam inny świat. Jadę ulicą.
Każda minuta to dreszcz.
Zakładam słuchawki, a to miasto sprawia, że wierzymy w sen.
Terjemahan bahasa Indonesia
-Kemana kamu akan pergi lagi? -Aku tidak tahu lagi.
-Apakah kamu akan kembali?
-Saya suka berkeliling di malam hari untuk waktu yang lama, tanpa tujuan, dan kemudian mendengarkan musik. Ini berfungsi seperti serum bagi saya.
Saya suka kalau lampu lalu lintas berwarna oranye semua.
Saya suka saat fajar mulai menyingsing dan dunia menjadi hidup. Saat hujan mulai turun, beton mengeluarkan baunya. Tiba-tiba terjadi keheningan.
Aku tahu aku bernapas lagi. Satu jam lagi berlalu dan jalanan kosong di depanku.
Saya merasa seperti saya tidak ada dan seluruh dunia telah berhenti. Anda tahu, saya melewati dunia lain. Saya sedang mengemudi di jalan.
Setiap menit adalah sensasi.
-Kemana kamu akan pergi lagi?
-Saya memakai headphone saya dan kota ini membuat kami percaya pada mimpi. -Apakah kamu akan kembali?
Saya melewati dunia lain. Saya sedang mengemudi di jalan. Setiap menit adalah sensasi.
Saya memakai headphone saya dan kota ini membuat kami percaya pada mimpi.
Saya ingat bau bensin ketika saya berhenti di stasiun atau bagaimana langit berwarna keemasan dan tenang ketika saya kehilangan sinyal.
Saya tidak di sini untuk sementara waktu. Saya hanya memikirkan rutenya. Dan tiba-tiba pemandangannya menakjubkan saat saya zigzag ke atas.
Akhir-akhir ini aku selalu merasa seperti, yah, semua waktu telah berhenti.
Akhir-akhir ini aku selalu merasa seperti, yah, semua waktu telah berhenti.
Saya melewati dunia lain. Saya sedang mengemudi di jalan. Setiap menit adalah sensasi.
-Kemana kamu akan pergi lagi?
-Saya memakai headphone saya dan kota ini membuat kami percaya pada mimpi.
-Apakah kamu akan kembali? -Aku melewati dunia lain. Saya sedang mengemudi di jalan.
Setiap menit adalah sensasi.
Saya memakai headphone saya dan kota ini membuat kami percaya pada mimpi.