Lagu lain dari Sinu
Lagu lain dari Haller
Deskripsi
Produser, Produser Studio, Penulis Lirik: Martin Ody
Produser, Produser Studio, Insinyur Pencampur: Lukas Neckritz
Produser, Produser Studio: Wolfgang Stach
Insinyur Master: Grischa Kursawe
Administrator A dan R: Johannes Stöckholzer
Penulis Lirik: Sinan Köylü
Lirik dan terjemahan
Asli
Mama ist mit siebzehn von zu Hause weg. Kalt die Stille, Kohlestaub und immer der
Geruch nach Bier.
Immer der Geruch nach Bier.
Die Eltern haben kaum ein Wort gewechselt und sich sonst auch nicht sonderlich für ihre Kinder interessiert.
Nicht wirklich für die Kinder interessiert.
Doch das-- kein Kreis, ich wiederhole es nicht.
Die gerade Linie, die zerbricht.
Auch wenn die Teufel in mir schreien, ich bring das alles hinter mir. Kein Kreis, wiederhole es nicht.
Eine gerade Linie, die zerbricht. Auch wenn der Teufel in mir schreit. Ich bin das nicht.
Ich bin das nicht.
Irgendwann im zwanzigsten Jahrhundert, irgendwo in Anatolien.
Dede hatte zwanzig Geschwister und keiner weiß genau, ob das stimmt.
Sein Vater hat versucht, ihn zu ertränken. Er, er ist für Jahre unterging.
Und ich weiß, dass das alles auch in mir steckt. Doch ich glaub, dass ich nicht so bin.
Kein Kreis, ich wiederhole es nicht.
Die gerade Linie, die zerbricht.
Auch wenn die Teufel in mir schreien, ich bring das alles hinter mir.
Kein Kreis, wiederhole es nicht.
Eine gerade Linie, die zerbricht. Auch wenn der Teufel in mir schreit. Ich bin das nicht.
Ich bin das nicht.
Ich stolper schon mein Leben lang über diese Linie. So wie jeder andere in der Familie.
Ich wollte Neuanfang und hab sie gemieden, denn ich dachte, dass ich nur so meinen Frieden find. Doch ich merke jetzt, wo ich selber Vater bin.
Ich hatte immer viel zu hohe Erwartungen an mich.
Und ich kann nicht so tun, als wär alles nur gut.
Also steige ich auf die Linie und ich biege sie, bis sie bricht.
Also steige ich auf die Linie und ich biege sie, bis sie bricht. Das ist kein Kreis.
Das ist kein Kreis.
Terjemahan bahasa Indonesia
Ibu meninggalkan rumah ketika dia berumur tujuh belas tahun. Keheningan yang dingin, debu batu bara, dan selalu begitu
Bau bir.
Selalu bau bir.
Para orang tua jarang bertukar kata dan tidak terlalu tertarik pada anak-anak mereka.
Tidak terlalu tertarik dengan anak-anak.
Tapi itu-- tidak ada lingkaran, saya tidak akan mengulanginya.
Garis lurus yang putus.
Biarpun iblis dalam diriku berteriak, aku akan menyelesaikan semuanya. Jangan lingkaran, jangan ulangi.
Garis lurus yang putus. Sekalipun iblis dalam diriku berteriak. Itu bukan aku.
Itu bukan aku.
Suatu saat di abad kedua puluh, di suatu tempat di Anatolia.
Dede mempunyai dua puluh saudara kandung dan tidak ada yang tahu pasti apakah itu benar.
Ayahnya mencoba menenggelamkannya. Dia, dia terjatuh selama bertahun-tahun.
Dan aku tahu bahwa semua ini juga ada dalam diriku. Tapi menurutku aku tidak seperti itu.
Tidak ada lingkaran, saya tidak akan mengulanginya.
Garis lurus yang putus.
Biarpun iblis dalam diriku berteriak, aku akan menyelesaikan semuanya.
Jangan lingkaran, jangan ulangi.
Garis lurus yang putus. Sekalipun iblis dalam diriku berteriak. Itu bukan aku.
Itu bukan aku.
Saya telah tersandung garis ini sepanjang hidup saya. Sama seperti semua orang di keluarga.
Saya menginginkan awal yang baru dan menghindarinya karena saya pikir itulah satu-satunya cara saya menemukan kedamaian. Tapi sekarang aku sadar bahwa aku sendiri adalah seorang ayah.
Saya selalu mempunyai ekspektasi yang terlalu tinggi terhadap diri saya sendiri.
Dan saya tidak bisa berpura-pura bahwa semuanya baik-baik saja.
Jadi saya menginjak tali itu dan membengkokkannya hingga putus.
Jadi saya menginjak tali itu dan membengkokkannya hingga putus. Ini bukan lingkaran.
Ini bukan lingkaran.