Lagu lain dari Mariangela
Deskripsi
Paduan Suara, Pemain Terkait: Mariangela
Saksofon: Juan Moreno
Insinyur Rekaman, Akordeon: Juan Carlos Macias
Penulis Lirik, Perkusi, Gitar, Bass, Keyboard, Programmer, Synthesizer, Komposer, Recording Engineer, Produser: Mango
Komposer, Penulis Lirik: Mariángela Guerra "Mariangela"
Komposer, Penulis Lirik: Rose Molina
Penulis Lirik, Komposer: Arthur Marques
Insinyur Rekaman: Felipe Trujillo
Insinyur Perekaman: Mariangela
Insinyur Pencampur, Insinyur Mastering: Lewis Pickett
Direktur A&R: Txema Rosique
Direktur A&R: Gaby Vilar
Lirik dan terjemahan
Asli
Súbale esa, porfa.
Te tengo muchas cosas que decir.
Empecemos por esta.
Ayer por fin me contaron que estabas con otra y que era bonita.
Y yo sé que así es la vida.
Cuando una flor nace, la otra se marchita.
No pienses que yo soy tuya dependiente.
Pero aquí estoy pa cantarte lo pendiente.
Lo que a mí más me duele es que cuando te fuiste tú no me llamaste.
Tenía tanto que hablar y la última palabra tú te la quedaste.
Después de un par de años que yo ni siquiera podía mencionarte.
Hoy yo te digo adiós, adiós, adiós, adiós, amor.
Y lo que más me duele es que tus te quiero eran de mentiras.
Pa un rato me quisiste y lo más triste es que yo a ti sí te quería.
Lo de ese viernes doce fue un adiós, pero nunca una despedida.
Pero hoy te digo adiós, adiós, adiós, adiós, amor.
Ah.
María Angela.
Súbele, Mangu.
No pienses que yo soy tuyo dependiente, pero aquí estoy pa cantarte lo pendiente.
Y lo que más me duele es que cuando te fuiste tú no me llamaste.
Tenía tanto que hablar y la última palabra tú te la quedaste.
Después de un par de años que yo ni siquiera podía mencionarte.
Hoy yo te digo adiós, adiós, adiós, adiós, amor.
Y lo que más me duele es que tus te quiero eran de mentiras.
Pa un rato me quisiste y lo más triste es que yo a ti sí te quería.
Lo de ese viernes doce fue un adiós, pero nunca una despedida.
Hoy yo te digo adiós, adiós, adiós, adiós, amor.
Adiós.
Ah, ah.
Te vas por la sombrita, chiquito.
Terjemahan bahasa Indonesia
Tolong unggah yang itu.
Ada banyak hal yang ingin kukatakan padamu.
Mari kita mulai dengan yang ini.
Kemarin mereka akhirnya memberitahuku bahwa kamu bersama orang lain dan dia cantik.
Dan aku tahu begitulah hidup.
Ketika satu bunga lahir, bunga lainnya layu.
Jangan mengira aku adalah tanggunganmu.
Tapi di sini saya ingin memberi tahu Anda apa yang tertunda.
Yang paling menyakitiku adalah ketika kamu pergi kamu tidak meneleponku.
Ada banyak hal yang ingin aku bicarakan dan kamu menepati kata terakhirnya.
Setelah beberapa tahun saya bahkan tidak bisa menyebutkannya kepada Anda.
Hari ini aku mengucapkan selamat tinggal, selamat tinggal, selamat tinggal, selamat tinggal, cinta.
Dan yang paling menyakitkan bagiku adalah bahwa aku mencintaimu adalah kebohongan.
Untuk sementara kamu mencintaiku dan yang paling menyedihkan adalah aku memang mencintaimu.
Jumat tanggal dua belas itu adalah perpisahan, tapi bukan perpisahan.
Tapi hari ini aku mengucapkan selamat tinggal, selamat tinggal, selamat tinggal, selamat tinggal, cinta.
Oh.
Maria Angela.
Naiklah, Mangu.
Jangan berpikir bahwa saya adalah tanggungan Anda, tetapi inilah saya untuk memberi tahu Anda apa yang tertunda.
Dan yang paling menyakitiku adalah ketika kamu pergi kamu tidak meneleponku.
Ada banyak hal yang ingin aku bicarakan dan kamu menepati kata terakhirnya.
Setelah beberapa tahun saya bahkan tidak bisa menyebutkannya kepada Anda.
Hari ini aku mengucapkan selamat tinggal, selamat tinggal, selamat tinggal, selamat tinggal, cinta.
Dan yang paling menyakitkan bagiku adalah bahwa aku mencintaimu adalah kebohongan.
Untuk sementara kamu mencintaiku dan yang paling menyedihkan adalah aku memang mencintaimu.
Jumat tanggal dua belas itu adalah perpisahan, tapi bukan perpisahan.
Hari ini aku mengucapkan selamat tinggal, selamat tinggal, selamat tinggal, selamat tinggal, cinta.
Sampai jumpa.
Ah, ah.
Kamu pergi ke bayangan, anak kecil.