Lagu
Artis
Genre
Sampul lagu Sin Fortuna (En Vivo)

Lagu lain dari Carín León

  1. El vino de tu boca
  2. Ni Con Patrulla
  3. Como De Sol A Sol
  4. Otra como tú
  5. Y Si Te Vas
  6. Anillo Grabado (En Vivo)
Semua lagu

Lagu lain dari Manuel El Indio Ortega

  1. La Cosecha (En Vivo)
Semua lagu

Deskripsi

Vihuela: Antonio Zepeda Rivera

Akordeon, Vokal Latar Belakang: Braulio Ibarra Soneranes

Terompet: Mario Muñoz Cruz

Klarinet: Edgar Erón Valenzuela Castro

Vokal Latar Belakang, Akordeon: Juan Guadalupe Ontiveros Moroyoqui

Vihuela: Arnulfo Romero sombra

Bajo: Neftali Ozuna tucari

Klarinet: Juan de Dios Ontiveros Molinares

Terompet: Francisco Javier Duarte Velarde

Insinyur Rekaman, Produser: Antonio Zepeda

Insinyur Perekaman, Insinyur Pencampur, Insinyur Mastering: Alberto Medina

Insinyur Perekaman: Abraham Eduardo Tapia García

Produser Eksekutif: Jorge Juárez

Produser Eksekutif: Oscar Armando Díaz de León

Penulis Lirik Komposer: Estanislao Varela Rivera

Lirik dan terjemahan

Asli

Ay, ay, ay, ay, ay. Si, si, si, si.

Y échele bonito, -Carín Lagoon. -Échele, compay Ño.

-Tú sabes, solamente. -Arriba Hermosillo, hijo de su chingada.

Yo nací sin fortuna y sin nada, desafiando al destino de frente.

Hasta el más infeliz me humillaba, ignorándome toda la gente.

Y de pronto mi suerte ha cambiado.

Y de pronto me vi entre gran gente.

Y esa gente al sentirse dichosa, en un mundo vulgar y embustero, gente hipócrita, ruin, vanidosa, que de nada le sirve el dinero y se muere lo mismo que el pobre.

Y su tumba es el mismo agujero.

Ahora voy por distintos caminos, voy siguiendo tan solo al destino.

Y entre pobres me siento dichoso, y es amando, doy mi amor entero.

Con los pobres me quito el sombrero y desprecio hasta al más poderoso.

Soy cabal y sincero, les digo, he labrado mi propio destino.

Yo le tiendo la mano al amigo.

Pero al rico jamás me le humillo.

¡Ay, ay, ay! Yo nunca tuve el calor de un beso.

Mis pobres viejos trabajaban tanto que nunca tuvieron tiempo para eso.

Y así crecí sin ignorar el llanto. No fui a la escuela, yo aprendí de grande.

Para esas cosas no alcanzaba un pobre.

Las letras no entran cuando se tiene hambre, ni hay quien te dé la mano si eres pobre.

Por eso vuelvo a este pueblo viejo donde la vida me trató tan mal.

Esta es mi gente que por nada dejo, aunque volviera yo a sufrir igual. ¡Arriba La Matanza, viejo!

Soy cabal y sincero, les digo, he labrado mi propio destino.

Yo le tiendo la mano al amigo.

Pero al rico jamás me le humillo.

Ay, ay, ay.

Terjemahan bahasa Indonesia

Oh, oh, oh, oh, oh. Ya, ya, ya, ya.

Dan berikan tampilan yang bagus, -Carín Lagoon. -Lihatlah, sobat Ño.

-Kau tahu, hanya saja. -Up Hermosillo, bajingan.

Saya dilahirkan tanpa kekayaan dan tanpa apa pun, menentang takdir secara langsung.

Bahkan orang yang paling bahagia pun mempermalukan saya, semua orang mengabaikan saya.

Dan tiba-tiba keberuntunganku berubah.

Dan tiba-tiba saya menemukan diri saya berada di antara orang-orang hebat.

Dan orang-orang itu merasa bahagia, di dunia yang vulgar dan penuh kebohongan, orang-orang yang munafik, kejam, sombong, yang tidak membutuhkan uang dan mati seperti orang miskin.

Dan kuburannya adalah lubang yang sama.

Sekarang aku menempuh jalan yang berbeda, aku hanya mengikuti takdir.

Dan di antara orang-orang miskin aku merasa bahagia, dan dalam mencintai, aku memberikan seluruh cintaku.

Saya angkat topi untuk orang-orang miskin dan memandang rendah orang yang paling berkuasa sekalipun.

Aku jujur ​​dan ikhlas, kuberitahu, aku telah mengukir takdirku sendiri.

Aku mengulurkan tanganku pada temanku.

Tapi saya tidak pernah mempermalukan orang kaya itu.

Oh, oh, oh! Aku tidak pernah merasakan kehangatan ciuman.

Orang-orang tua saya yang malang bekerja begitu keras sehingga mereka tidak pernah punya waktu untuk itu.

Jadi saya tumbuh tanpa mengabaikan tangisan. Saya tidak bersekolah, saya belajar ketika saya besar nanti.

Orang miskin tidak cukup untuk hal-hal itu.

Surat tidak masuk ketika kamu lapar, dan tidak ada orang yang mau menjabat tanganmu jika kamu miskin.

Itu sebabnya saya kembali ke kota tua ini dimana kehidupan memperlakukan saya dengan sangat buruk.

Inilah bangsaku yang tidak akan kutinggalkan dengan sia-sia, bahkan jika aku menderita hal yang sama lagi. Ayo La Matanza, pak tua!

Aku jujur ​​dan ikhlas, kuberitahu, aku telah mengukir takdirku sendiri.

Aku mengulurkan tanganku pada temanku.

Tapi saya tidak pernah mempermalukan orang kaya itu.

Oh, oh, oh.

Tonton video Carín León, Manuel El Indio Ortega - Sin Fortuna (En Vivo)

Statistik lagu:

Pemutaran Spotify

Posisi tangga lagu Spotify

Puncak tangga lagu

Tayangan YouTube

Posisi tangga lagu Apple Music

Shazams Shazam

Posisi tangga lagu Shazam