Lagu lain dari Raffie de Driver
Deskripsi
Produser, Pencampur: Wieger Hoogendorp
Menguasai Insinyur: Keterampilan Membunuh
Komposer, Penulis Lirik: Rafael Roos
Komposer, Penulis Lirik: Wieger Hoogendorp
Komposer, Penulis Lirik: Boaz Kok
Komposer, Penulis Lirik: Olivier Tumbisha
Lirik dan terjemahan
Asli
Als ik terugrijd naar Den Haag en iedereen af heb gezet.
Als de motor strakjes uitgaat en de passagiers liggen veilig op bed.
Dan ben ik weer in m'n stadje waar ik de weg het allerbeste ken.
Dan kom ik naar je toe, mijn schatje.
Als ik vannacht even geen driver meer ben.
Dan zing ik: la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la.
Laat me maar weer gaan.
Het stuur ligt zwaar in mijn hand en de zon komt bijna weer op.
Ik rij door heel Nederland en achterin houdt niemand ooit z'n kop.
Ik zing en ik dans en ik lach, maar ik huil.
Want Den Haag is nog veels te ver weg.
Als ik nu mocht kiezen, ja, dan wist ik het wel.
Dan lag ik weer naast je in bed.
Dan zing ik: la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la.
Laat me -gaan. -Een hele goeie avond.
De records zijn officieel verbroken.
Er staat een file van maar liefst zesentwintigduizend kilometer in de richting van Den Haag.
Wie had verwacht vanavond of überhaupt ergens deze week nog thuis te komen, -kan dat voorlopig wel vergeten. -Zeg me, waar is het einde?
Mijn agenda raakt vol.
Ik wil niet meer driven. De weg eist zijn tol.
Zing met mij.
La, -la, la. -Voor de mensen die toch de weg op moeten.
Rij voorzichtig en kom veilig thuis. Vooral jij Raffie.
La, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la. Laat je nooit meer gaan.
Rij met me mee. Rij met me mee.
Ik laat je nooit meer gaan.
Terjemahan bahasa Indonesia
Ketika saya berkendara kembali ke Den Haag dan mengantar semua orang.
Saat mesin tiba-tiba mati dan penumpang sudah berada di tempat tidur dengan selamat.
Kemudian saya kembali ke kota saya di mana saya tahu jalan terbaik.
Kalau begitu aku akan mendatangimu, sayangku.
Jika saya bukan supir lagi malam ini.
Lalu aku bernyanyi: la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la.
Biarkan aku pergi lagi.
Kemudi terasa berat di tanganku dan matahari hampir terbit kembali.
Saya berkendara ke seluruh Belanda dan tidak ada seorang pun di belakang yang tutup mulut.
Aku menyanyi dan menari dan aku tertawa, tapi aku menangis.
Karena Den Haag masih terlalu jauh.
Jika aku harus memilih sekarang, ya, aku akan memilihnya.
Lalu aku berbaring di sampingmu di tempat tidur lagi.
Lalu aku bernyanyi: la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la.
Biarkan aku pergi. -Malam yang sangat menyenangkan.
Rekor resmi telah dipecahkan.
Terjadi kemacetan tak kurang dari dua puluh enam ribu kilometer ke arah Den Haag.
Siapa pun yang berharap untuk pulang malam ini atau bahkan minggu ini bisa melupakannya untuk sementara waktu. -Katakan padaku, dimana akhirnya?
Agendaku semakin penuh.
Saya tidak ingin dikemudikan lagi. Jalan itu memakan banyak korban.
Bernyanyilah bersamaku.
La, -la, la. -Untuk orang-orang yang harus bepergian.
Berkendara dengan hati-hati dan pulang dengan selamat. Terutama kamu Raffi.
La, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la, la. Jangan biarkan dirimu pergi lagi.
Berkendara dengan saya. Berkendara dengan saya.
Aku tidak akan membiarkanmu pergi lagi.