Lagu lain dari ayazkardes
Lagu lain dari Segah
Lagu lain dari Kleo
Deskripsi
Penulis Lirik Komposer: Ömer Faruk Ayaz
Penulis Lirik Komposer: Faruk Aktaş
Penulis Lirik Komposer: Özge Kurtuluş
Musisi Utama: ayazkardes
Produser Studio: Kleo
Produser Studio: Segah
Lirik dan terjemahan
Asli
Özledin mi beni? Özlediysen onu bir şekilde bana belirt.
Akıllı gelirsem yanına sen yine delirt. Bu savaşı kendin kazanana kadar yenil.
Anlamayanların sorusu derdin ne senin?
Ne bileyim derdim ne benim.
En azından ben yine benim. Peki sen?
Bunu bilmemek ne güzel evim. Neresi unuttum nereye ait.
Sevilmeyi öğrenemem bu nefrete sahibim. Peki sen misin yoksa bu nefret mi sahibin?
Dedim ama vicdanım olduğuma da şahidim. Sevin çünkü zaman sandığından çok kısa.
Tüm dünyayı versen kaç yazar gerçek bir yalnıza. Senin hayal edemeyeceğin kadar yalnızım.
Çünkü herkesi kendim gibi sanmışım.
Vah, hiçbir şeyim yokken varsan kazanmanın ne anlamı var?
Sen olmadan gitsem katettiğim mesafenin ne önemi var?
Bu bela bitmez ve seni kendimi bile bulamadım daha. Bulamadım daha.
Vah, hiçbir şeyim yokken varsan kazanmanın ne anlamı var?
Sen olmadan gitsem katettiğim mesafenin ne önemi var?
Bu bela bitmez ve seni kendimi bile bulamadım daha.
Bulamadım daha.
Gözlerime bakmasan boynum eğilmez. Bir vedaya ölüler hangi periyimde?
Seni kaybetmek zaferse bunda sevinmem. Memnun oldum benim adım yine Yeniden.
Ne yaşadıysam bunu kendim seçtim. Ama aynı hataya düş yine yeniden.
Yine yeniden.
Vah, hiçbir şeyim yokken varsan kazanmanın ne anlamı var?
Sen olmadan gitsem katettiğim mesafenin ne önemi var?
Bu bela bitmez ve seni kendimi bile bulamadım daha.
Bulamadım daha.
Vah, hiçbir şeyim yokken varsan kazanmanın ne anlamı var?
Sen olmadan gitsem katettiğim mesafenin ne önemi var?
Bu bela bitmez ve seni kendimi bile bulamadım daha.
Bulamadım daha.
Terjemahan bahasa Indonesia
Apakah kamu merindukanku? Jika Anda melewatkannya, beri tahu saya.
Jika aku mendatangimu dengan cerdas, kamu akan membuatku gila lagi. Kalahkan sampai Anda sendiri yang memenangkan perang ini.
Pertanyaannya yang belum paham apa masalah anda?
Saya tidak tahu apa masalah saya.
Setidaknya aku menjadi aku lagi. Bagaimana denganmu?
Betapa menyenangkannya tidak mengetahui hal ini, rumahku. Aku lupa di mana tempatnya.
Saya tidak bisa belajar mencintai, saya memiliki kebencian ini. Jadi, apakah itu Anda atau ini kebencian pemiliknya?
Saya berkata, tetapi saya juga bersaksi bahwa saya memiliki hati nurani. Bergembiralah karena waktunya jauh lebih singkat dari yang Anda kira.
Bahkan jika Anda memberikan seluruh dunia, berapa banyak penulis yang bisa dimiliki oleh seorang penyendiri sejati? Aku lebih kesepian dari yang kamu bayangkan.
Karena saya pikir semua orang seperti saya.
Oh, apa gunanya menang jika kamu ada sedangkan aku tidak punya apa-apa?
Apa bedanya jika aku bepergian tanpamu?
Masalah ini tidak akan pernah berakhir dan aku bahkan belum menemukanmu. Saya belum dapat menemukannya.
Oh, apa gunanya menang jika kamu ada sedangkan aku tidak punya apa-apa?
Apa bedanya jika aku bepergian tanpamu?
Masalah ini tidak akan pernah berakhir dan aku bahkan belum menemukanmu.
Saya belum dapat menemukannya.
Jika kamu tidak menatap mataku, leherku tidak akan bengkok. Ucapkan selamat tinggal pada orang mati, peri manakah aku ini?
Jika kehilanganmu adalah sebuah kemenangan, aku tidak akan senang karenanya. Aku senang namaku kembali lagi.
Apapun yang saya alami, saya memilihnya sendiri. Namun melakukan kesalahan yang sama berulang kali.
Lagi lagi.
Oh, apa gunanya menang jika kamu ada sedangkan aku tidak punya apa-apa?
Apa bedanya jika aku bepergian tanpamu?
Masalah ini tidak akan pernah berakhir dan aku bahkan belum menemukanmu.
Saya belum dapat menemukannya.
Oh, apa gunanya menang jika kamu ada sedangkan aku tidak punya apa-apa?
Apa bedanya jika aku bepergian tanpamu?
Masalah ini tidak akan pernah berakhir dan aku bahkan belum menemukanmu.
Saya belum dapat menemukannya.