Lagu lain dari Kerim Delibalta
Deskripsi
Vokal: Kerim Delibalta
Penulis Lirik Komposer: Kerim Delibalta
Penulis Lagu: Kerim Delibalta
Komposer : Kerim Delibalta
Insinyur Pencampur: Mil Juru Selamat
Insinyur Menguasai: Jagerstereo
Lirik dan terjemahan
Asli
This is Ron beat.
İki kadeh kaldırdım gökyüzüne. Biri varlığına diğeri yokluğuna.
Sil yaşlarını bir bak yüzüme. Çok aradım kendimi senden sonra. İki kadeh kaldırdım gökyüzüne.
Biri varlığına diğeri yokluğuna. Sil yaşlarını bir bak yüzüme.
Çok aradım kendimi senden sonra. Yine alıyor ateş, alıyor kavuruyor.
Yine düşünüyorum bu canımı alıyor. Yapıştı şu yakama bir türlü aşamadım.
Unutabilirim seni dedim başaramadım. Beni dilediği gibi yakamaz. Ne dese bile bana daha ulaşamaz.
Farklı taraflara doğru gitti gemimiz. İzini bıraktı, açtı kalbe yaralar.
İki kadeh kaldırdım gökyüzüne. Biri varlığına diğeri yokluğuna.
Sil yaşlarını bir bak yüzüme. Çok aradım kendimi senden sonra. İki kadeh kaldırdım gökyüzüne.
Biri varlığına diğeri yokluğuna. Sil yaşlarını bir bak yüzüme.
Çok aradım kendimi senden sonra.
Sol yanıma bak kapanmıyor hiç. Düşün beni gece geberene kadar iç.
Döner miyim bir daha seninle geriye? Anılarımı gömerim daha derine. Aradım seni sokak sokak.
Bekledim olsun yarım kala. Masamda duran şu resimleri.
Nasıl inanımlıım sana?
-Hadi tekrar tekrar. -İki kadeh kaldırdım gökyüzüne.
Biri varlığına diğeri yokluğuna. Sil yaşlarını bir bak yüzüme.
Çok aradım kendimi senden sonra. İki kadeh kaldırdım gökyüzüne.
Biri varlığına diğeri yokluğuna. Sil yaşlarını bir bak yüzüme. Çok aradım kendimi senden sonra.
Terjemahan bahasa Indonesia
Ini adalah pukulan Ron.
Saya mengangkat dua gelas ke langit. Yang satu karena keberadaannya, yang lain karena ketidakhadirannya.
Hapus air matamu dan tataplah wajahku. Aku banyak mencari diriku sendiri setelahmu. Saya mengangkat dua gelas ke langit.
Yang satu karena keberadaannya, yang lain karena ketidakhadirannya. Hapus air matamu dan tataplah wajahku.
Aku banyak mencari diriku sendiri setelahmu. Sekali lagi api menyala dan terpanggang.
Sekali lagi saya pikir ini membunuh saya. Itu melekat pada saya dan saya tidak bisa melupakannya.
Aku bilang aku bisa melupakanmu tapi aku tidak bisa. Dia tidak bisa membakarku sesuai keinginannya. Tidak peduli apa yang dia katakan, dia belum bisa menghubungiku.
Kapal kami pergi ke arah yang berbeda. Meninggalkan bekas, membuka luka di hati.
Saya mengangkat dua gelas ke langit. Yang satu karena keberadaannya, yang lain karena ketidakhadirannya.
Hapus air matamu dan tataplah wajahku. Aku banyak mencari diriku sendiri setelahmu. Saya mengangkat dua gelas ke langit.
Yang satu karena keberadaannya, yang lain karena ketidakhadirannya. Hapus air matamu dan tataplah wajahku.
Aku banyak mencari diriku sendiri setelahmu.
Lihat sisi kiriku, tidak menutup sama sekali. Pikirkan aku, minumlah aku sampai kamu mati di malam hari.
Akankah aku kembali bersamamu lagi? Aku mengubur ingatanku lebih dalam. Aku mencarimu jalan demi jalan.
Saya menunggu setengah waktu. Foto-fotoku sedang duduk di mejaku.
Bagaimana aku bisa mempercayaimu?
-Ayo lagi dan lagi. -Saya mengangkat dua gelas ke langit.
Yang satu karena keberadaannya, yang lain karena ketidakhadirannya. Hapus air matamu dan tataplah wajahku.
Aku banyak mencari diriku sendiri setelahmu. Saya mengangkat dua gelas ke langit.
Yang satu karena keberadaannya, yang lain karena ketidakhadirannya. Hapus air matamu dan tataplah wajahku. Aku banyak mencari diriku sendiri setelahmu.